Demokrat Targetkan 20 Kursi di DPR Papua | Pasific Pos.com

| 21 April, 2019 |

Pengurus Partai Demokrat Papua, Yunus Wonda didampingi Ketua DPC Demokrat Kabupaten Keerom,  Bobirius Jikwa saat wawanvara di Hotel Grand Talent Kotaraja. Pengurus Partai Demokrat Papua, Yunus Wonda didampingi Ketua DPC Demokrat Kabupaten Keerom, Bobirius Jikwa saat wawanvara di Hotel Grand Talent Kotaraja.

Demokrat Targetkan 20 Kursi di DPR Papua

Sosial & Politik Penulis  Senin, 21 Januari 2019 06:51 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Jayapura, - Pada pemilihan legislatif 2019 mendatang,  Partai Demokrat Papua telah menargetkan 20 kursi di DPR Papua.

Pengurus Partai Demokrat Papua, Yunus Wonda mengungkapkan, kini Demokrat memiliki 16 kursi dan harus bertambah menjadi 20 kursi pada periode berikut.

"Kami target dari 16 kursi periode berikut 20 kursi. Tapi harus kerja keras, konsolidasi dari DPC, DPD hingga DPP. Jadi terget pileg 2019 20 kursi harus konsolidasi kader baik, terutama DPC karena suara ada di mereka," kata Yunus Wonda kepada Wartawan  di Hotel Grand Talent,  akhir pekan kemarin.

Namun ketika disinggung terkait target Pilpres, Ketua DPR Papua itu enggan berkomentar.

"Kami mengalir saja. Saya tidak bisa berkomentar, karena pimpinan ini. Jadi mengalir saja, mana yang rakyat Papua mau. Apa maunya rakyat Papua karena hanya dua calon, kami ikut. Itu pilihan rakyat," ujarnya.

Meski begitu menurutnya, konsolidasi yang harus dipegang adalah bagaimana membangun partai Demokrat. Minimal kalau kerja tahun ini, pada 2024 mendatang ada kader Demokrat Papua yang diusulkan menjadi Capres atau Cawapres.

"Untuk DPR RI kan ada 10 kursi untuk dapil Papua. Target kami di pusat bisa dapat empat, itu sydah luar biasa, karena hari ini ada dua kursi. Tapi harus kerja keras. Jadi bagaimana kader pusat, provinsi berkoordinasi dengan DPC karena suara di DPC," kata Yunus Wonda.

Legislator Papua ini menambahkan, jika semua partai memliki visi dan misi sama untuk memajukan Papua.

"Ya tinggal bagaimana rakyat menentukan pilihan. Kita kembalikan kepada rakyat,  sebab pilihan ada pada rakyat," tandasnya. (TIARA)

Dibaca 147 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX