Mabuk dan Tabrak Beton Seorang Mahasiswa Tewas di TKP | Pasific Pos.com

| 20 April, 2019 |

korban saat berada di lokasi kejadian sebelum dievakuasi korban saat berada di lokasi kejadian sebelum dievakuasi

Mabuk dan Tabrak Beton Seorang Mahasiswa Tewas di TKP

Kriminal Penulis  Minggu, 20 Januari 2019 16:19 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

JAYAPURA - Ismail Inminamboa (20) Seorang Mahasiswa Perguruan Tinggi ternama di Kota Jayapura tewas mengenaskan di lokasi kejadian usai motor yang ditumpanginya menabrak  beton saat melintas di jalan Jl.raya kotaraja dekat perumahan Dinas kodam, Sabtu (19/1) dinihari sekitar pukul 03:00 WIT.

Korban tewas di lokasi kejadian sebelum mendapatkan perawatan medis akibat benturan cukup keras, sementara rekannya bernama Yohanes Marie Benidikto Mita (20) mengalami luka serius dan harus dilarikan ke RSUD terdekat untuk perawatan intensif.

Kasubag Humas Polres Jayapura Kota Iptu Jahja Rumra mengungkapkan penyebab utama kecelakaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia akibat pengaruh minuman keras, dimana kedua terlibat Kecelakaan lantaran hilang kendali saat melaju kendaraannya dengan kecepatan tinggi.

"Kecelakaan itu akibat miras. Keduanya merupakan mahasiswa di perguruan tinggi ternama di Kota Jayapura," ujarnya Sabtu (19/1) sore.

Ia menerangkan, kejadian itu terjadi ketika motor Yamaha Mio 125 dengan nomor polisi PA 6991 yang dikendarai oleh Yohanes dan berboncengan dengan
Ismail melaju dari dari arah kampus otogleser tujuan  kota raja dalam dengan kecepatan dan di pengaruhi Miras, sesampainya didepan perumahan kodam pengendara kehilangan kendali dan menabrak beton got yang ada di sebelah kanan.

"Dari peristiwa kecelakaan tersebut pengendara mengalami luka berat, sedang penumpang tewas seketika di TKP," jelasnya.

Mantan Kanit Reskrim Polsek Jayapura Selatan ini pun menghimbau kepada  seluruh lapisan masyarakat khususnya para pengendara baik itu pengendara roda maupun roda empat agar tidak mengendarai kendaraan dalam pengaruh minuman keras karena dapat menyebabkan kematian disisi lain telah melanggar aturan.

Dibaca 149 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.