Seorang Pegawai Honorer Kantor Distrik Arso Ditemukan Tewas | Pasific Pos.com

| 23 September, 2019 |

Korban saat dievakuasi dari lokasi kejadian Korban saat dievakuasi dari lokasi kejadian

Seorang Pegawai Honorer Kantor Distrik Arso Ditemukan Tewas

Kriminal Penulis  Kamis, 17 Januari 2019 19:57 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

JAYAPURA - Matius Nauyagir (22) pegawai honorer di kantor Distrik Arso, ditemukan tewas membusuk di dalam rumahnya yang beralamat di kampung Arso Kota, Rabu (16/1) siang.

Korban pertama kali ditemukan oleh dua orang saksi yang curiga  lantaran tidak pernah melihat korban keluar dari dalam rumah sejak 12 Januari 2018 lalu. Oleh sebab itu kedua saksi mencoba mengecek kondisi korban, setibanya dirumah korban, kedua saksi mendapati korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa dan mulai membusuk.

Atas temuan itu kedua dan saksi langsung memberitahukan kepada warga setempat dan selanjutnya melaporkan kepada aparat keamanan.
 
Pihak Kepolisian Resort Keerom yang  menerima laporan tersebut langsung mendatangi lokasi kejadian yang dipimpin langsung oleh Wakapolres Keerom Kompol Junus Poceratu

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal mengungkapkan kasus temuan mayat itu kini dalam penanganan oleh Satuan Reserse Kriminal Polres Keerom, selain itu belum diketahui penyebab kematian korban. Namun menurut keterangn keluarga, korban pulang pada  tanggal 12 Januari lalu, korban dalam keadaan mabuk berat usai mengonsumsi miras.

"Belum bisa kami pastikan kematian korban, kerena saat hendak dilakukan Otopsi keluarga menolak dan sudah menerima kematian korban. Namun dugaan sementara korban meninggal karena miras," jelasnya

Lanjut Kamal, dari hasil visum luar, korban diduga telah meninggal lebih dari 3 hari, sekian itu pada tubuh korban tidak di dapat adanya tanda-tanda kekerasan, sehingga disimpulkan korban meningga karena faktor Miras.

"Kasus ini masih didalami, sudah 4 orang saksi yang diperiksa, dan sementara kasus ini pun masih dalam penanganan Satuan Reserse Kriminal Polres Keerom," terangnya.

Dibaca 225 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX