Puskesmas Wosi Tangani 60 ODHA | Pasific Pos.com

| 19 April, 2019 |

Puskesmas Wosi Tangani 60 ODHA

Papua Barat Penulis  Kamis, 17 Januari 2019 08:06 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Manokwari, TP – Jumlah Orang dengan HIV AIDS (ODHA) yang ditangani Puskesmas Wosi, jumlahnya cukup banyak.

Kepala Puskesmas Wosi, Andarias Saroy, mengatakan, jumlah ODHA yang saat ini ditangani Puskesmas Wosi, sekitar 60 an pesien.

Dikatakannya, 60 an pasien ODHA tersebut, berdasarkan data kependudukan yang dimiliki pihaknya dan tersebar di wilayah Kelurahan Wosi. Meskipun tempat tinggal ODHA tersebar, namun selalu dalam pengawasan pihaknya.

Ia menuturkan, HIV AIDS merupakan penyakit menular yang bisa saja tertular melalui prilaku buruk seseorang yang suka melakukan hubungan seks bebas.

“Karena ini penyakit yang bisa tertular, maka kalau kita ingin sehat harus setia pada pasangan, tapi kalau mau cari penyakit, melakukan hubungan seks bebas,” kata Saroy saat dikonfirmasi Tabura Pos di Puskesmas Wosi, Selasa (15/1).

Ia mengaku, dalam upaya melakukan pencegahan terhadap penularan HIV dan AIDS, pihaknya masih terus melaksanakan pemeriksaan kesehatan rutin baik di dalam gedung maupun diluar.

Ditambahkannya, selain penanganan terhadap penyakit menular, Puskesmas Wosi juga melakukan penanganan terhadap katagori penyakit tidak menular, seperti darah tinggi, gula, kolesterol dan asam urat.

“Kalau untuk permasalahan kesehatan yang baru saya sebutkan, rata-rata disebabkan kerana pola makan yang tidak teratur dan sesuai dengan tingkatan gizi,” jelasnya.

Saroy membeberkan, katagori penyakit yang dimaksud dalam catatan dunia kesehatan lebih banyak menimbulkan kematian, namun, dalam beberapa tahun terakhir ini, Infeksi Saluran Pernapasan Atas (IPSA) masih mendominasi pasien yang melakukan pengobatan di Puskesmas Wosi dibandingkan penyakit lain.

“Ini karena ISPA hanyalah gangguan kesehatan ringan yang dapat menyerang semua kalangan umur, karena dipengruhi oleh kondisi cuaca dan debu jalanan,” tukasnya. [BOM-R4]

Dibaca 147 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.