Republik Chapung Art, Rangkul Pelaku Seni | Pasific Pos.com

| 19 April, 2019 |

Ketua Republik Chapung Art, Selsius Djunianto Chapung Naraha (foto:iis) Ketua Republik Chapung Art, Selsius Djunianto Chapung Naraha (foto:iis)

Republik Chapung Art, Rangkul Pelaku Seni

Papua Selatan Penulis  Kamis, 17 Januari 2019 07:45 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

MERAUKE,ARAFURA,-Ketua Republik Chapung Art, Selsius Djunianto Chapung Naraha mengemukakan bahwa sebagai sanggar seni rupa, Republik Chapung Art fokus di segala bidang seni rupa mengingat sanggar tersebut beranggotakan para pelaku dan pecinta seni rupa. Adapun nama Chapung dipilih karena ketika ia masih berada di Yogyakarta julukan untuk dirinya sebagai seorang seniman memang menggunakan nama tersebut.

“Jadi saya sudah dikenal dengan nama itu dan ketika kembali ke Merauke saya membentuk Sanggar Chapung Art yang sudah berdiri sejak tahun 1999,”terang Selsius saat ditemui ARAFURA News di Taman Sesate belum lama ini. Lebih lanjut ia mengungkapkan, dengan basic S1 di bidang seni yang ia sandang, Selsius berupaya untuk menjalankan sanggar yang ia bentuk dengan optimal hingga berhasil merangkul anggota yang cukup banyak.

Dalam hal ini yang merupakan simpatisan memang terbilang banyak hingga 16 orang dan termasuk anggota tetap. Tidak sedikit program kegiatan yang telah dilakukan oleh Chapung Art, di antaranya menggelar program seniman masuk sekolah dengan terjun langsung ke sekolah-sekolah. Sebagai pelaku seni pihaknya mencoba untuk berbagai ilmu dengan tetap bekerja sama dengan guru yang ada. Dalam hal ini pihaknya  memberikan materi dan pelatihan kepada siswa yang ada di tingkat SD, SMP, SMPLB, SMA dan SMALB.

Ternyata program yang pihaknya lakukan memperoleh sambutan positif dari sekolah. Chapung Art juga sering berperan aktif di berbagai event termasuk yang dilaksanakan oleh pemerintah setempat. Sedangkan secara pribadi dirinya kerap terlibat dalam berbagai event pameran di luar daerah, baik skala nasional maupun internasional. Ia sendiri lebih cenderung menonjolkan seni lukis dengan mengangkat tema budaya lokal namun bersifat kontenporer dengan tujuan untuk melestarikan budaya yang ada.

Dibaca 94 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.