Lantamal X Jayapura Gagalkan Penyeludupan 1,5 Kg Ganja di Perairan RI-PNG | Pasific Pos.com

| 25 June, 2019 |

Danlantamal X Jayapura, Brigjen TNI (Mar) Ipung Purwadi saat menggelar Pers Rillis upaya penggagalan penyeludupan ganja. Danlantamal X Jayapura, Brigjen TNI (Mar) Ipung Purwadi saat menggelar Pers Rillis upaya penggagalan penyeludupan ganja.

Lantamal X Jayapura Gagalkan Penyeludupan 1,5 Kg Ganja di Perairan RI-PNG

Kriminal Penulis  Selasa, 15 Januari 2019 19:55 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

JAYAPURA -  Satuan Patroli Lantamal X Jayapura berhasil menggagalkan 1,5 kilo narkotika jenis ganja yang hendak di Seludupkan dan di edarkan di Jayapura, Senin (14/1) kemarin.

Upaya penggagalan yang dilakukan oleh Lantamal X Jayapura berawal ketika
Satuan Patroli melakukan upaya pencarian terhadap dua warga Indonesia yang dikabarkan hilang di perairan perbatasan RI-PNG pada Senin (14/1) sekitar pukul 21.30 WIT.

Danlantamal X Jayapura, Brigjen TNI (Mar) Ipung Purwadi menerangkan disaat upaya pencarian yang dilakukan Anggotanya terhadap dua warga yang dikabarkan hilang, mendapati informasi adanya upaya penyeludupan ganja kering dari PNG tujuan Jayapura untuk diedarkan.

Disaat yang bersamaan, lanjut Ipung, tim Satrol mendapat informasi adanya satu perahu cepat yang melaju dari Papua Nugini ke perairan Jayapura. Tim kemudian melakukan penyirisan dan mendapati perahu cepat tersebut.

"Tim langsung melakukan upaya pengejaran, namun saat jarak sudah dekat, perahu cepat itu langsung berbalik arah kembali menuju perairan PNG dan terlihat ada sebuah barang yang terjatuh ke laut," terangnya di Jayapura, Selasa (15/1)  

Ipung menambahkan, dalam upaya pengejaran, timnnya mencurigai ada sebuah barang yang di buang pelaku ke laut kemudian kembali untuk mengecek barang mencurigakan, setalah dicek ternyata berisikan Narkotika jenis ganja.

"Ganja yang kita amankan terdiri dari 12 bungkus plastic besar, 30 bungkus sedang, dan 24 plastik berukuran kecil. Barang bukti ini selanjutnya kami serahkan ke BNNP Papua untuk dimusnahkan" bebernya.

Dibaca 174 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.