Gubernur Diminta Tunjuk Plh Kadishut Papua | Pasific Pos.com

| 24 June, 2019 |

Gubernur Diminta Tunjuk Plh Kadishut Papua

Info Papua Penulis  Senin, 14 Januari 2019 22:21 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

JAYAPURA,- Forum Komunikasi Orang Asli Papua Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Kehutanan Provinsi Papua mendesak Gubernur Papua Lukas Enembe segera menunjuk Pelaksana Harian (Plh) kepala Dinas dan Plh Sekretaris Dinas Kehutanan Provinsi Papua.

Penegasan itu disampaikan Koordinator  Forum Komunikasi OAP ASN Dinas Kehutanan Provinsi Papua, Absalon Runtuboy, disela-sela apel di halaman kantor Gubernur Dok II Jayapura, Senin pagi.

“memperhatikan kekosongan jabatan pada unsur kepemimpinan eselon II Dinas Kehutanan Papua akibat kasus hukum, kami minta gubernur segera menunjuk Orang Asli Papua dengan latar belakang pendidikan sarjana kehutanan sebagai pelaksana harian,” ujarnya.

Absalom juga menyampaikan,  sejalan dengan kebijakan pemerintah provinsi Papua menggabungkan dinas kehutanan dan lingkungan hidup menjadi satu dinas, maka dinas tersebut dapat dijabat oleh orang asli Papua sebagai implementasi dari undang-undang otonomi khusus di tanah Papua.

Menanggapi tuntutan ASN Dinas Kehutanan, Asisten Bidnag Umum Sekda Papua, Elysa Auri, mengatakan, pemerintah akan segera menujuk Plh Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Papua.

“Saya akan laporkan Sekda terkait tuntutan ini, tetapi penunjukan Plh akan segera dilakukan, agar kegiatan di dinas tersebut tidak vakum,” kata Auri kepada wartawan, Senin pagi.

Menurut Auri, siapapun yang menjadi Plh menjadi keputusan pimpinan. “soal siapa yang akan menjadi Plh menjadi keputusan gubernur, selain itu, ada kriteria yang telah diatur dalam unfang-undang ASN tersebut,” ujarnya.

Seperti diketahi pada hari Jumat (11/1/2019) Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Papua berinisial JJO ditahan di Rutan Polda Papua setelah diperiksa selama dua hari oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Papua.

Dibaca 280 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.