Empat BUMDes Dapat Bantuan Mobil Operasional | Pasific Pos.com

| 21 August, 2019 |

Empat BUMDes Dapat Bantuan Mobil Operasional

Papua Barat Penulis  Selasa, 08 Januari 2019 14:25 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Manokwari, TP – Pemkab Manokwari memberikan bantuan mobil operasional kepada empat Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Kabupaten Manokwari. Bantuan diserahkan langsung oleh Bupati Manokwari, Demas Paulus Mandacan kepada perwakilan keempat BUMDes pada apel gabungan ASN di halaman kantor Bupati Manokwari, Senin (7/1).

Keempat BUMDes yang mendapatkan bantuan mobil adalah BUMDes Bersama Sidey, BUMDes Sinar Meyof, BUMDes Bangun Asanyar, dan BUMDes Soribo Mandiri.

Bupati meminta para pengelola BUMDes untuk menggunakan mobil dengan baik agar bermanfaat. Dengan demikian, masyarakat di Manokwari juga maju sama seperti sesamanya di Pulau Jawa. “Kita jangan kalah sama orang di Jawa, kita juga harus maju. Masa’ di Jawa sana mereka punya kas saja Rp 10 miliar, bahkan bisa lebih karena mereka tidak mengharapkan Dana Desa,” ujarnya.

Menurutnya, masyarakat di Pulau Jawa maju karena mampu mengelola dengan baik setiap potensi yang mereka miliki di lingkungan sekitarnya. Hal itu harus menjadi contoh bagi masyarakat di Kabupaten Manokwari jika ingin maju.

“Mereka juga kelola apa yang ada di lingkungan mereka. Jadi ini yang harus dilakukan oleh kampung-kampung untuk berpacu, harus berbenah diri meningkatkan pendapatan kampung sendiri,” tegasnya.

Dengan begitu, masyarakat di kampung-kampung di Kabupaten Manokwari tidak perlu berharap pada Dana Desa. Apalagi, laporan pertanggungjawaban penggunaan Dana Desa juga rumit. “Jangan kita berharap pada Dana Desa yang laporannya juga rumit, apalagi yang tidak sekolah. Bikin sampai akhir tahun Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) menumpuk di Bank Papua, orang antre. Artinya, ada beberapa transaksi yang tidak bisa dibayar,” ujarnya.

Ketua Pengelola BUMDes Bersama Sidey, Amos Mokdis mengatakan, kendaraan yang diterimanya akan dimanfaatkan untuk pengelolaan potensi kawasan Sidey, seperti dari kakao, cabai (rica), sayur-sayuran, jagung, kacang, dan kelapa. Terutama potensi yang ada di kampung-kampung.

“Ini memang BUMDes bersama se-Distrik Sidey, jadi perlu untuk mengangkat potensi-potensi yang ada di Distrik Sidey,” ujarnya kepada wartawan di halaman kantor Bupati Manokwari, usai menerima bantuan mobil.

BUMDes, katanya, dimaksudkan untuk menampung atau menadah potensi masyarakat lalu memproduksinya sebelum dilanjutkan ke kota. Saat ini, pihaknya sudah mengolah kakao sebanyak 400 kilogram (kg).

“Jadi ada beberapa program di kawasan yang kami olah mulai dari yang dilakukan bekerja sama dengan Dinas Pertanian yang ada di sana, pariwisata juga ada di sana. Dengan hasil yang lain,” sebutnya.

Selain itu, lanjutnya, kendaraan itu juga dimanfaatkan sebagai angkutan penumpang dengan rute Sidey-Manokwari. Tarifnya, menurut dia, belum ditentukan, namun yang pasti, di bawah tarif angkutan umum lain.

“Soal tarif jika jadi angkutan umum belum tahu persis karena masih baru. Nanti itu pun bekerja sama dengan Dinas Perhubungan dan para pebisnis lain. Itu harus kasih sejajar. Tapi BUMDes ini harus rata-rata di bawah itu karena dia bersifat umum,” jelasnya.

Dia menambahkan kendaraan tersebut akan dikelola oleh unit yang sudah dibentuk di BUMDes Bersama Sidey. Unit dibentuk setelah ada musyarawah di Distrik Sidey.

“Kita punya badan unit yang sudah ada untuk mengelola kendaraan ini. Jadi dimusyawarahkan di distrik. Jadi kita hanya mampu di sini untuk mengambil dan sampai di sana sudah ada yang siap mengoperasikannya” tandasnya. (BNB-R3)

Dibaca 197 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.