Bupati Melarang Pengadaan Obat-obatan Dilakukan di Akhir Tahun | Pasific Pos.com

| 23 January, 2019 |

Bupati Melarang Pengadaan Obat-obatan Dilakukan di Akhir Tahun

Papua Barat Penulis  Selasa, 08 Januari 2019 14:24 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Manokwari, TP – Bupati Manokwari, Demas Paulus Mandacan meminta agar pengajuan pencairan dana dari organisasi perangkat daerah (OPD) tidak dilakukan pada akhir tahun, terutama untuk pengadaan obat-obatan. Kebiasaan menumpuk pekerjaan di akhir tahun itu sudah saatnya ditiadakan.

“Jangan kumpul-kumpul dan bikin di akhir tahun. Pikir ini orang mau pergi ke gereja atau rayakan Natal, ini keuangan. Jujur saja, kemarin saya bilang perbendaharaan tidak boleh pergi ke gereja, semua harus diselesaikan. Jadi ini jangan menjadi kebiasaan menumpuk pekerjaan di akhir tahun. Kecuali kontraktor atau pihak ketiga yang terlambat bekerja,” sebut Bupati saat menjadi pembina apel gabungan ASN di halaman kantor Bupati Manokwari, Senin (7/1).

Khusus untuk obat-obatan, dia mengatakan, tidak boleh ada lagi surat permintaan pembayaran (SPP) dan surat perintah membayar (SPM) di bulan Desember. Jika pengadaan di bulan Desember, maka obat-obatan baru digunakan pada tahun berikutnya.

“Nanti itu tidak ada manfaat, outputnya tidak jelas. Jadi mulai Januari sudah mulai dipikirkan. Obat ini rutin, setiap tahun ada. Lalu kenapa tunggu sampai bulan Desember,” tanya Bupati.

Dia menegaskan agar pengadaan obat-obatan sudah harus diproses pada bulan Januari usai menerima daftar pelaksanaan anggaran (DPA). Maksudnya, agar tidak terjadi penumpukan di akhir tahun. “Jadi untuk obat-obat bulan Januari begitu penyerahan DPA sudah harus diproses supaya pekerjaan jangan ditumpuk sampai yang sudah mepet tidak bisa baru minta koordinasi bupati, sekda, wah ini apa, sebenarnya pekerjaan yang bisa diselesaikan, ya diselesaikan. Jangan tumpuk semua sampai akhir tahun,” tukasnya. (BNB-R3)

Dibaca 46 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX