5 Februari, Semua Masyarakat Papua Fokus Ibadah | Pasific Pos.com

| 22 February, 2019 |

5 Februari, Semua Masyarakat Papua Fokus Ibadah

Index Headline Penulis  Selasa, 03 Februari 2015 01:39 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

“Tanggal 5 dan 6 libur fakultatif Papua”

Jayapura,- Pemerintah Provinsi Papua menghimbau kepada seluruh umat Kristiani pada tanggal 5 Februari yang jatuh pada hari Kamis, untuk focus pada ibadah di masing-masing gereja.
‘’Jadi Pemerintah Provinsi Papua dan Gubernur Papua telah menetapkan bahwa tanggal 5 Februari adalah libur fakultatif untuk Provinsi Papua,’’tegas Sekda Papua TEA Hery Dosinaen kepada wartawan di GOR Cenderawasih – APO – Jayapura, Senin (2/2) usai membuka seminar menyambut Hari Pekabaran Injil (HPI).
Seperti  diketahui pada tanggal 5 Februari diperingati sebagai hari masuknya injil di Tanah Papua. Dimana sejak diberlakukannya Otonomi Khusus Papua tahun 2001, setiap tanggal ini untuk seluruh Papua dan Papua Barat libur fakultatif. 
“Jadi kita tanggal 5 hari pekabaran injil di Tanah Papua yang ke 160 setiap tahun konsentrasi kita ada pada ibadah di Stadion Mandala,”tuturnya.
Karena pada tanggal 6 adalah hari kepepet /kejepit yang jatuh pada hari Jumat, maka pemerintah juga menetapkan sebagai hari libur fakultatif khusus untuk Papua.
‘’Kemudian pada tanggal 6 juga Pemprov Papua libur karena sudah ada keputusan dari Gubernur. Nanti akan masuk pada tanggal 9 Februari hari Senin,’’tukasnya.
Sementara itu menjawab pertanyaan terkait pelaksanaan seminar HPI, Pemprov Papua mengharapkan agar semua elemen khususnya para pemimpin agama Kristiani bersama Pemprov Papua dan juga mitra kerja untuk bersama – sama membangun Papua kedepannya.
“Tentunya kami membutuhkan semua pimpinan gereja, para pendeta serta masukan semua pihak dan juga dari para pendeta. pemerintah tentunya sebagai mitra kerja, untuk bersama – sama membangun Papua,”harapnya.
Nantinya dari seminar ini dapat menghasilkan kesimpulan yang dihimpun menjadi satu rekomendasi yang tentunya direferensi dalam pengambilan kebijakan lebih lanjut. (Bams)

Dibaca 1222 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.