Tak Miliki Izin, Polisi Bubarkan Demonstran KNPB | Pasific Pos.com

| 16 February, 2019 |

Kondisi salah satu mobil rusak yang dibakar massa. Kondisi salah satu mobil rusak yang dibakar massa.

Tak Miliki Izin, Polisi Bubarkan Demonstran KNPB

Kriminal Penulis  Kamis, 20 Desember 2018 10:07 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

“13 Orang Diamankan”



JAYAPURA,- Sebanyak 13 orang demonstran dari Komite Nasional Papua Barat (KNPB) yang hendak melakukan aksi demo diamankan lantaran tidak mengantongi surat ijin dari pihak kepolisian, Rabu (19/12) siang.

Selain mengamankan 13 demonstran, Aparat Kepolisian dari Resort Jayapura Kota pun turut mengamankan 39 unit motor berbagai jenis yang diduga kuat merupakan motor hasil kejahatan. Dua dari 13 yang diamanakan diduga kuat sebagai pelaku pencurian kendaraan bermotor, lantaran keduanya diamankan beserta satu unit motor hasil curian dan memiliki laporan polisi.

Dalam pembubaran tersebut, para demonstrasi melakukan aksi anarkis dengan membakar sebuah mobil rusak yang terparkir di depan rumah warga di depan Rusunawa perumnas III Waena.
 
Kapolres Jayapura Kota, AKBP Gustav R Urbinas menuturkan pembubaran paksa yang dilakukan pihaknya lantaran aksi yang dilakukan tidak memiliki surat ijin dari Polda Papua bahkan diduga kuat aksi yang dilakukan nantinya akan bertentangan dengan kaidah NKRI.

“Mereka mau melakukan aksi tanpa surat ijin, bahkan surat penolakan aksi mereka dari Polda sudah diberikan. Sehingga aksinya kami bubarkan dengan cara memberikan himbauan, sementara yang diamankan itu lantaran diduga sebagai koordinator aksi bahkan dua diantaranya sebagai pelaku curanmor,” jelasnya.

Ia menerangkan untuk 11 dari 13 orang yang diamankan telah berada di Mapolres Jayapura Kota begitupula dengan 38 unit motor, sementara satu unit motor dan dua orang yang diduga kuat sebagai pelaku curanmor berada di Polsek Abe untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“11 orang diamankan saat ini di Polres untuk diintrogasi terkait dengan aksi serta kepemilikan sejata tajam, dua orang kami amankan di Polsek  Abepura untuk penyelidikan lebih lanjut terkait curanmor,” terangnya.

Pria berdarah Biak ini pun  menambahkan, terkait dengan kepemilikan senjata tajam nantinya akan diproses dengan undang-undang darut nomor 12 tahun 1951.

“Kalau kepemilikan Sajam kami akan tindak sesuai hukum yang berlaku, dan sisanya kami akan lakukan introgasi 1x24 kemudian akan dipulangkan dengan catatan,” tambahnya.

Dibaca 102 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX