Edi : ”Dinas Tidak Mempersoalkan Bantuan Alsintan” | Pasific Pos.com

| 22 February, 2019 |

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Merauke, Edi Santosa (Kiri) Saat Memberi Keterangan Pers (foto:iis) Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Merauke, Edi Santosa (Kiri) Saat Memberi Keterangan Pers (foto:iis)

Edi : ”Dinas Tidak Mempersoalkan Bantuan Alsintan”

Papua Selatan Penulis  Selasa, 18 Desember 2018 10:55 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

MERAUKE,ARAFURA,-Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Merauke, Edi Santosa mengemukakan bahwa pada dasarnya pihak dinas tidak mempersoalkan bantuan alsintan yang diberikan oleh partai dari hasil aspirasi. Seperti halnya yang diperjuangkan oleh Anggota DPR RI Fraksi Nasdem Dapil Papua, H.Sulaeman L.Hamzah.  Justru kalau bisa diharapkan semua partai dapat melakukan hal yang sama, jadi tidak hanya satu partai saja.

Sebab pada akhirnya para petani juga yang akan menerima dan merasakan manfaatnya . Namun begitu untuk prosesnya tetap harus memenuhi sejumlah persyaratan agar tidak sampai salah arah.  “Terkait dengan bantuan alsintan yang berasal dari aspirasi memang untuk tahun 2015 kita belum melakukan verifikasi. Namun mulai tahun 2017 dan 2018 atas usulan aspirasi dari partai politik yang ada, kita memang menghimbau agar diusulkan kepada dinas terlebih dahulu untuk diverifikasi seperti halnya bantuan-bantuan yang lain.

Dengan demikian dapat diketahui apakah kelompok yang diusulkan sudah terdaftar di dalam data pihak dinas atau tidak,” ujarnya pada jumpa pers dengan sejumlah media di Restoran Pinang Sirih kemarin.

Jadi semua bantuan alsintan dari sumber manapun pihaknya sudah memiliki data dan memiliki kewajiban untuk membimbing, membina dan mengawasi bahkan sampai dalam tahap melatih calon-calon operator. Setelah usulan dari aspirasi diverifikasi barulah proses bisa dilanjutkan.  Upaya ini dilakukan agar tidak terjadi penyalahgunaan dan bantuan yang diberikan betul-betul tepat sasaran serta mengoptimalkan fungsi dan peran serta kelompok tani.

Lebih lanjut ia mengungkapkan, ada 5 sumber bantuan alsintan kepada masyarakat, kelompok tani dan Gapoktan dimana salah satunya yang berasal dari aspirasi. Usulan dari pihak kelompok tani maupun pihak kampung harus diverifikasi dandisesuaikan dengan data sistim informasi manajemen penyuluhan pertanian.  Adapun maksud dilakukan verifikasi agar tidak ada kelompok baru yang terbentuk di luar kelompok yang sudah teregistrasi di dalam data tersebut.

“Jangan sampai ada 1 atau 2 kelompok yang menerima bantuan lebih atau ada duplikasi sementara ada kelompok lain yang belum menerima,”tegasnya. Lebih lanjut ia menjelasakan, ada syarat khusus bagi kelompok tani dalam mengajukan bantuan asintan. Artinya belum tentu semua proposal disetujui sehingga ada prioritas yang memang dianggap penting dalam hal ini kepada kelompok yang betul-betul belum memiliki alsintan.

Dibaca 88 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.