RSUD Jayapura Siap Berikan Layanan Istimewa Bagi Korban KDRT Dan Kekerasan Terhadap Anak | Pasific Pos.com

| 23 November, 2019 |

RSUD Jayapura Siap Berikan Layanan Istimewa Bagi Korban KDRT Dan Kekerasan Terhadap Anak

Pendidikan & Kesehatan Penulis  Kamis, 02 Juli 2015 22:25 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

 Jayapura,- Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jayapura berkomitmen untuk memberikan pelayanan istimewa terhadap korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) maupun korban kekerasan terhadap anak. “Untuk pasien KDRT maupun anak yang mengalami tindak kekerasan memang kita berikan perlakuan khusus seperti anak yang kemarin dirawat (Muhammad Syawal-red). Dimana, saya sempat bertemu pertama kali dengannya dan saya dorong agar penanganan  terhadap anak itu berjalan dengan baik.
   Demikian ujar Wakil Derektur RSUD Jayapura, dr. Anton Motte, ketika ditemui di ruang kerjanya, pekan kemarin. Kata dr.Anton Motte, untuk pembiayaan terhadap korban KDRT maupun tindak kekerasan terhadap anak memang dipungut biaya atau gratis, bahkan Muhammad Syawal yang tergolong non Papua juga digratiskan sebagai bentuk perhatian terhadap dari RSUD Jayapura terhadap korban KDRT dan anak yang mengalai tindak kekerasan.
   “Memang menyangkut pembiayaan, untuk Syawal meski non Papua tetapi kita gratiskan pelayanan secara medis dan saya pikir ini merupakan perlakukan istimewa yang kita berikan,” ujarnya. Kedepan, lanjut dr.Anton, pihaknya tetap memberikan pelayanan yang maksimal kepada pasien KDRT maupun anak yang mengalami tindak kekerasan. Kami pada prinsipnya siap memberikan pelayanan kepada pasien KDRT maupun anak yang mengalami tindak kekerasan.” katanya.
   Sementara itu, pada kesempatan sebelumnya Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Prof. Yohana Yembise menekan agar setiap Rumah Sakit (RS) maupun Puskesmas harus mampu memberikan pelayanan yang maksimal terhadap KDRT maupun anak yang mengalami tindak kekerasan. “Saya pikir setiap RS atau Puskesmas harus mampu memberikan pelayanan yang maksimal kepada korban KDRT maupun anak yang mengalami tindak kekerasan,” terangnya. (Hendry Holago)

Dibaca 449 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.