Menikmati Keindahan Alam dari Negeri di Atas Awan Pegunungan Arfak | Pasific Pos.com

| 16 February, 2019 |

Menikmati Keindahan Alam dari Negeri di Atas Awan Pegunungan Arfak

Papua Barat Penulis  Jumat, 23 November 2018 12:04 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Manokwari, TP – Kabupaten Pegunungan Arfak yang mendapat julukan sebagai negeri di atas awan memang belum setenar dengan potensi wisata di kabupaten lain di Papua Barat. Namun, bagi anda yang menyukai tantangan dan medan yang ekstrim demi dapat menikmati panorama yang indah, pasti penasaran dengan destinasi wisata di Kabupaten Pegunungan Arfak.

Kabupaten Pegunungan Arfak, hasil pemekaran dari kabupaten Manokwari, telah terbentuk berdasarkan UU Nomor 24 tahun 2012. Kabupaten Pegaf berada di ketinggian 2.940 meter diatas permukaan laut (Dpl), termasuk daerah tertinggi di Papua Barat.

Kabupaten yang kini dipimpin oleh Bupati Yosias Saroi memiliki luas wilayah 2.773,74 km2 . Diantara luasan tersebut, memiliki potensi wisata alam yang memukau. Apalagi, untuk menuju ke daerah tersebut, sepanjang perjalanan disuguhi hutan tropis sehingga udara selalu segar.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Papua Barat, Yusak Wabia, mengungkapkan potensi yang terkandung di kabupaten Pegunungan Arfak.

Menurut mantan Penjabat Bupati Pegaf ini, keindahannya luar biasa. Selain dapat melihat hamparan bukit dan gunung, di Pegunungan Arfak juga dapat menikmati keindahan danau Anggi.

Namun sayangnya, untuk dapat menikmati destinasi wisata di Pegaf masih cukup sulit, karena aksesbilitas ke spot-spot wisata belum terkoneksi dengan baik.

Kondisi ini, sambungnya, telah menyebabkan wisata di Pegaf belum begitu dikenal. “Dan, ini menjadi tantangan bagi Pemda Pegaf maupun Pemrov Papua Barat bagaimana mendorong pembangunan aksesbilitas infrastruktur jalan yang memadai.  Karena, ketika konektivitas transportasi sudah selesai di bangun maka, maka dengan sendirinya pelaku wisata dan wisatawan pecinta alam pegunungan akan dilirik, baik untuk membuka usaha maupun berwisata ke daerah paling dingin di Papua Barat itu,” katanya.        

Menurut mantan Staf Ahli Bupati Bidang pemerintahan Kabupaten Mansel ini, ada sejumlah potensi yang bisa dijual yaitu wisata dua danau anggi, wisata pertanian, burung pintar, dan fauna kupu-kupu. “Itu semua hanya ada di Pegaf. Ada juga potensi wisata minat khusus seperti pendakian dan spot-spot sejumlah gua alam terpanjang dan termasuk wisata budaya dan kuliner lokal, juga tempat foto bagi pecinta alam hijau,” tukasnya.

Ia yakin, apabila aksesbilitasnya telah terbangun dengan baik, sector perekonomian daerah akan dengan sendirinya berkembang dan mendukung destinasi wisata Pegaf dikenal para wisatawan domestic maupun mancanegara.

“Sektor lain akan turut mendapat dampaknya. Dan, kabupaten negeri di atas awan ini akan terangkat ke mata dunia,” pungkasnya. [CR49-R3]

Dibaca 201 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.