Disbunnak Gelar FGD Upaya Peningkatan Kinerja PD | Pasific Pos.com

| 15 November, 2018 |

Suasana FGD Upaya Peningkatan Kinerja PD di Aula Lantai II, Kantor Bupati, Gunung Merah Sentani, Kamis (8/11/18) Siang. Suasana FGD Upaya Peningkatan Kinerja PD di Aula Lantai II, Kantor Bupati, Gunung Merah Sentani, Kamis (8/11/18) Siang.

Disbunnak Gelar FGD Upaya Peningkatan Kinerja PD

Kabupaten Jayapura Written by  Kamis, 08 November 2018 21:18 font size decrease font size increase font size 0
Rate this item
(0 votes)

Terwujudnya Kemandirian Petani-Peternak di Kabupaten Jayapura



SENTANI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura melalui Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) menggelar Focus Group Discussion (FGD) “Upaya Peningkatan Kinerja Perangkat Daerah (PD) yang Membidangi Fungsi Peternakan dan Kesehatan Hewan Demi Terwujudnya Kemandirian Petani/Peternak”.

FGD yang digelar selama sehari ini berlangsung di Aula Lantai II Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah, Sentani, Kabupaten Jayapura, Kamis (8/11/18) Siang.

Acara yang dibuka secara resmi oleh Asisten I Bidang Pemerintahan Umum Setda Kabupaten Jayapura Abdul Rahman Basri, S.Sos, M.KP, ini dihadiri pelaku utama dalam bidang pembangunan peternakan yaitu para petani/peternak, pelaku usaha di bidang peternakan, Perusda Baniyau, Kadin Kabupaten Jayapura, sejumlah Perangkat Daerah (PD) di lingkup Pemkab Jayapura seperti Bappeda, DPMPK, Bagian Hukum Setda Kabupaten Jayapura dan instansi terkait lainnya.

Hadir sejumlah panelis dalam FGD tersebut Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Papua, Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Kabupaten Jayapura dan mitra dari Disbunnak Kabupaten Jayapura.

Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Jayapura, Louis Nauw melalui Kepala Bidang (Kabid) Produksi dan Pengembangan Ternak pada Disbunnak Kabupaten Jayapura David A. Zakaria, S.Pt, menyampaikan, terkait fungsi peternakan dan kesehatan hewan butuh upaya peningkatan kinerja lebih dari Perangkat Daerah, terutama bisa mewujudkan kemandirian petani maupun peternak.

“Topik dari FGD tadi (kemarin) memang narasinya dibuat seperti itu, karena kita sedang menuju atau mengejar upaya peningkatan kinerja Perangkat Daerah (PD) yang membidangi fungsi peternakan dan kesehatan hewan. Supaya lewat kinerja yang baik itu, kita bisa lebih cepat untuk peningkatan kemandirian petani maupun peternak,” imbuhnya.

Dalam kegiatan FGD tersebut, diharapkan ada solusi-solusi yang pihaknya dapatkan dari masukan-masukan, saran-saran dan juga kritikan, baik dari pelaku usaha maupun pelaku utama di bidang pembangunan peternakan itu sendiri.

“Sehingga hasil rumusan yang nanti kami peroleh itu ada satu draft rancangan Peraturan Bupati (Perbup) Jayapura, yang mengatur tentang pedoman penyebaran dan pengembangan ternak di Kabupaten Jayapura,” ujar pria yang akrab disapa David ini.

“Nah, itulah yang tadi (kemarin) kami diskusikan agar bisa menggali begitu banyak aspirasi maupun saran-saran. Supaya lebih mempertajam dan memperkuat lagi draft rancangan Perbup yang kami susun nanti,” sambungnya.

Draft Rancangan Perbup tersebut terdiri dari 12 Bab dan 42 Pasal, yang mengatur tentang pengelolaan peternakan di wilayah Kabupaten Jayapura.

“Sehingga yang kami libatkan dalam kegiatan FGD ini adalah pelaku utama pembangunan peternakan dalam hal ini petani/peternak, pelaku usaha di bidang peternakan, juga ada instansi terkait baik itu Perusda maupun Kadin, dari OPD ada Bappeda dan DPMPK, kemudian dari Bagian Hukum Setda Kabupaten Jayapura dan beberapa instansi terkait lainnya,” tutur David Zakaria.

Karena itu, David mengharapkan, draft rancangan Perbup ini bisa selesai d finalisasi pada bulan Desember 2018 nanti. Supaya di bulan Januari tahun 2019 mendatang sudah bisa dijalankan atau dilaksanakan.

“Dari kegiatan FGD itu, kami telah membentuk satu tim untuk mendapatkan asistensi dari Bagian Hukum Setda Kabupaten Jayapura. Sehingga kalau draft ini sudah selesai atau rampung, berarti sudah bisa di masukkan dalam lembaran daerah,” harapnya.

“Jadi dunia peternakan dengan segala mobilitasnya dan segala dinamikanya itu kita atur sedemikian rupa agar bisa menjadi pendorong, untuk kebangkitan ekonomi masyarakat di bidang peternakan,” tukas David Zakaria.

Berdasarkan informasi yang diperoleh wartawan harian ini, kegiatan FGD ini secara resmi ditutup oleh Sekretaris Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Jayapura Rustan Mida, S.Sos, M.KP.

Read 31 times

Leave a comment

Make sure you enter all the required information, indicated by an asterisk (*). HTML code is not allowed.