Musim Hujan, BPBD Kota Himbau Waspada Longsor | Pasific Pos.com

| 18 November, 2018 |

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Jayapura, Bernard J. Lamia, SE. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Jayapura, Bernard J. Lamia, SE.

Musim Hujan, BPBD Kota Himbau Waspada Longsor

Kota Jayapura Written by  Kamis, 08 November 2018 20:36 0
Rate this item
(0 votes)

JAYAPURA - Prakiraan cuaca dari Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah V Jayapura, pada bulan November hujan di atas normal atau curah hujan cukup tinggi.

"Kami minta warga untuk selalu waspada karena di saat hujan cukup tinggi bisa terjadi longsor dan banjir," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kota Jayapura, Bernard J. Lamia, SE di kantor BPBD kota Jayapura, distrik Abepura, Kamis (8/11/18).

BPBD kota Jayapura memetakan beberapa lokasi rawan longsor di wilayah setempat, berada di Waena, Perumnas 3 dan 4, Uncen, Kamkey.

Selain itu, daerah rawan longsor ada di belakang PLN di Skyline, SPBU di depan terminal Mesran, APO, Kloofkamp, dan dok 5 karena sudah banyak penduduk yang mengerus hutan di jadikan pemukiman.

Daerah rawan longsor karena terlalu banyak lahan-lahan diperbukitan yang dieksploitasi, yang tadinya tidak layak mendirikan pemukiman dijadikan rumah dan kebun.

"Hati-hati ! Kalaupun terpaksa tinggal di daerah itu, maka harus bersahabat dengan kondisi alam, yaitu melakukan penanaman pohon untuk melakukan pencegahan. Jangan sudah longsor baru bingung," ujar Bernard.

Bernard menambahkan, tanda-tanda akan terjadinya tanah longsor yaitu terdengar suara gemuruh. Jika warga masih berada dalam rumah dan mendengar suara itu, segera keluar dan cari tempat lapang dan tanpa penghalang.

Namun, bila sedang berada diluar ruangan segeralah cari tempat lapang dan perhatikan sisi tanah mana yang mengalami longsor, serta waspada akan kemungkinan terjadinya longsor susulan.

"Bencana daerah ini adalah tanggung jawab kita semua. Masyarakat harus memiliki kesiap-siagaan. Kami terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat karena mencegah lebih bagus," jelas Bernard.

Read 40 times

Leave a comment

Make sure you enter all the required information, indicated by an asterisk (*). HTML code is not allowed.