Tersangka TB Dijerat Tipikor atau Pemalsuan Dokumen? | Pasific Pos.com

| 15 November, 2018 |

Tersangka TB Dijerat Tipikor atau Pemalsuan Dokumen?

Papua Barat Written by  Selasa, 06 November 2018 12:17 0
Rate this item
(0 votes)

Manokwari, TP – Tampaknya proses penyidikan kasus dugaan pemalsuan dokumen yang dilakukan seorang tokoh pemuda berinisial TB, terus didalami penyidik Satreskrim Polres Manokwari.

Sebelumnya, dalam konferensi pers di Polres Manokwari, berapa waktu lalu, Kapolres Manokwari, AKBP Adam Erwindi menyebutkan jika tersangka akan disangkakan dengan Undang-undang Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) lantaran uangnya bersumber dari keuangan negara.

Mengenai perkembangan penyidikan kasus ini, Kasat Reskrim Polres Manokwari, AKP Indro Rizkiadi mengaku pihaknya akan memeriksa ahli untuk dituangkan dalam berita acara pemeriksaan (BAP).

Menurutnya, dalam kasus ini sebenarnya tidak masuk dalam unsur tindak pidana korupsi, tetapi pemalsuan dokumen. Dikatakannya, memang sebelumnya dalam konferensi pers sempat diungkapkan apabila kasus ini ada unsur tindak pidana.

Namun, ia menjelaskan, pada waktu itu sifatnya masih dalam proses penyelidikan. Setelah melakukan pemeriksaan, TB terbukti memalsukan dokumen untuk kepentingan pribadi.

“Nanti kita lihat lagi apakah ada unsur tindak pidana korupsi atau tidak, karena kita masih dalami. Kita lihat lagi juga dari pengembangannya. Nanti kita koordinasi dengan jaksa terlebih dahulu, kalau sudah tahap 1, kemudian jaksa berikan petunjuk seperti apa, nanti dituangkan ke P.19, disampaikan ke penyidik, apa yang harus dipenuhi, yang nanti kita penuhi,” tandas Kasat Reskrim.

Diungkapkan Rizkiadi, hingga sekarang TB masih ditahan setelah menjalani penahanan selama 20 hari, kemudian diperpanjang lagi selama 20 hari, dan masih ada sekali perpanjangan lagi.

Ia mengungkapkan, untuk sementara saksi yang diperiksa dalam kasus ini sebanyak 4 orang, termasuk Bupati Manokwari, Demas P. Mandacan. [CR45-R1] 

Read 439 times

Leave a comment

Make sure you enter all the required information, indicated by an asterisk (*). HTML code is not allowed.

INDEX