Sekda : Jangan Bermimpi tidak Pernah Masuk Kantor tapi Minta Kenaikan Pangkat | Pasific Pos.com

| 15 November, 2018 |

Sekda : Jangan Bermimpi tidak Pernah Masuk Kantor tapi Minta Kenaikan Pangkat

Papua Barat Written by  Selasa, 06 November 2018 12:11 0
Rate this item
(0 votes)

Manokwari, TP – Sekretaris Daerah Kabupaten Manokwari, Aljabar Makatita, Senin (5/11) kembali menyerahkan SK kenaikan pangkat kepada 120 ASN lingkup Pemkab Manokwari. Penyerahan SK diilaksanakan dalam apel gabungan ASN di halaman kantor Bupati Manokwari.

Usai menyerahkan SK kenaikan pangkat, Sekda Manokwari mengingatkan ASN agar serius dalam melaksanakan tanggung jawab dan kepercayaan yang diberikan.

“Saya ingatkan kepada seluruh ASN agar bekerja dengan serius, laksanakan tanggung jawab dan kepercayaan yang telah dibebankan kepada kita masing-masing, sehingga hak diproses atau diurus OPD lain. Jangan bermimpi tidak pernah masuk kantor tapi minta kenaikan gaji berkala, minta kenaikan pangkat dan lainnya,” tegas Makatita dalam arahannya usai menyerahkan SK kenaikan pangkat kepada ASN.

Beberapa waktu lalu, kata dia, dirinya juga sudah menyampaikan agar hak harus diimbangi dengan kewajiban. Termasuk, kepada ASN di distrik-distrik harus masuk kantor. Sebab, saat melakukan kunjungan ke distrik-distrik dirinya mendapati separuh ASN tidak masuk kantor.

“Saya sampaikan, beberapa kali turun ke distrik walau belum semua, saya tidak beri tahu saat turun, dan ternyata tidak ada separuhnya ASN yang masuk kantor,” ungkapnya.

Oleh sebab itu, Makatita mengingatkan kepala-kepala distrik agar membuat dafftar absen sesuai dengan tingkat kehadiran ASN. “Sekali lagi saya ingatkan, buat daftar absen sesuai tingkat kehadiran. Jangan daftar absen itu diminta untuk disetor ke bupati baru semua tanda tangan. Saya perhatikan daftar absen itu mulus sekali, bersih. Artinya, itu baru ditandatangani, baru diparaf, ditanda tangan baru kirim. Jadi kalau memang tidak hadir saat itu, langsung ditulis tanpa keterangan atau absen, tidak hadir (TK),” sebutnya.

Dengan demikian, lanjutnnya, ketika ada ASN ribut soal tambahan penghasilan pegawai (TPP), tinggal menunjukkan daftar absen kepadanya. “Jangan tidak masuk satu bulan, tidak masuk satu minggu minta TPP dibayar penuh. Sementara orang lain juga bekerja bayar juga penuh,” sambungnya.

Hal itu, menurut dia, agar ada asas keadilan. Artinya, kata dia, ASN yang banyak bekerja mendapatkan hasil yang banyak pula.

“Jadi keadilan itu berdasarkan apa yang kita berikan, apa yang kita buat berdasarkan tanggung jawab dan kepercayaan yang sudah diberikan kepada kita masing-masing. Itu berarti adil. Adil bukan berarti bagi rata, adil artinya siapa bekerja banyak dia yang mendapat banyak, siapa yang bekerja sedikit hasilnya juga tidak maksimal,” sebutnya.

Dia mengingatkan juga agar masalah kehadiran harus menjadi perhatian semua kepala OPD, tidak hanya di distrik-distrik. “Ini harus menjadi perhatian bersama, tidak hanya di tingkat distrik saja, tapi juga di OPD-OPD yang ada di kota,” tegasnya seraya mengucap terima kasih kepada Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Kabupaten Manokwari yang telah merespons permintaannya untuk memproses dan menyerahkan SK kepada ASN yang naik pangkat. (BNB-R3) 

Read 438 times

Leave a comment

Make sure you enter all the required information, indicated by an asterisk (*). HTML code is not allowed.