Dua Anggota KKB Tewas Dalam Kontak Senjata Dengan Aparat Gabungan | Pasific Pos.com

| 18 November, 2018 |

Kapolres Lanny Jaya saat berkoordinasi dengan warga setempat. Kapolres Lanny Jaya saat berkoordinasi dengan warga setempat.

Dua Anggota KKB Tewas Dalam Kontak Senjata Dengan Aparat Gabungan

Headline Written by  Minggu, 04 November 2018 17:02 font size decrease font size increase font size 0
Rate this item
(1 Vote)

"Satu dari dua anggota yang tewas, DPO Polda Papua yang serang Polsek Pirime beberapa tahun lalu"

 

JAYAPURA,- Dua Anggota kelompok kriminal bersenjata pimpinan lekagak Telenggen, yakni G dan KM tewas lantaran terlibat kontak senjata dengan aparat gabungan TNI-POLRI di distrik Balingga Kabupaten Lanny Jaya, Sabtu (3/11) pagi.

Selain dua anggota KKB tewas dalam kontak senjata yang terjadi antara aparat gabungan TNI-POLRI yang dipimpin Kapolres Lanny Jaya, AKBP Tonny Ananda Swadaya, aparat gabungan pun berhasil mengamankan ratusan Amunisi, dua senjata laras panjang yang diduga hasil rampasan saat melakukan penyerangan dan penembakan terhadap anggota Polsek Pirime, bendera bintang kejora, Teropong dan senjata tajam.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol AM Kamal menuturkan kontak senjata terjadinya ketika anggota gabungan dipimpin Kapolres Lanny Jaya berjumlah 2 SST diserang saat hendak mengevakuasi jenazah warga sipil yang menjadi korban penembakan oleh kelompok kriminal bersenjata di Kampung Popume Distrik Mokoni.

"Pukul 07.30 wit, pada saat melakukan proses evakuasi jenazah korban penembakan, tim gabungan di tembak dari arah ketinggian (balingga), atas kejadian penembakan tersebut kemudian tim gabungan melakukan balasan, kontak senjata terjadi sekitar empat jam dan berhasil memukul mundur KKB," ungkapnya Sabtu (3/11) malam.

Lanjut Kamal, setelah dipastikan kelompok tersebut lari ke dalam hutan, anggota gabungan melakukan penyisiran dan mendapati dua anggota KKB yang sudah tidak bernyawa.

"Dua anggota KKB itu diketahui berinisial G dan KM. Satu dari dua yang tewas yakni KM merupakan DPO yang pernah melakukan penyerangan dan penembakan terhadap anggota Polsek Pirime beberapa tahun silam selain itu juga diamankan dua pucuk senjata yang diduga hasil rampasan," jelas Kamal.

Kamal menerangkan, Anggota Gabungan berhasil kembali ke Tiom sekitar pukul 14:00 WIT, untuk mengevakuasi korban warga sipil dan dua anggota KKB di rumah sakit setempat, selain itu juga dalam kontak tersebut tidak ada aparat gabungan yang mengalami cedera.

Kamal menambahkan kelompok yang diduga melakukan kontak senjata berasal dari Kelompok pimpinan Porum Wenda mengingat daerah Lanny Jaya merupakan basis dari kelompok tersebut.

"Kami secara tegas akan menindak setiap pelaku kriminal apalagi aksi mereka selama ini sudah sangat menyesahkan, baik itu korban jiwa maupun korban luka-luka dari aparat maupun warga sipil," tegasnya.

Inilah barang bukti yang diamankan Tim Gabungan dalam kontak tembak yang terjadi Distrik Balingga Kabupaten Lanny Jaya, Sabtu (3/11) pagi.

1. Dua Pucuk senjata api antara lain satu pucuk SS1 V1, No senjata 095393, satu pucuk Jungle/ US Carabine, No senjata 4350700 (rampasan dari Polsek Pirime Tahun 2012)

2. Amunisi 326 butir yaitu:
- Amunisi Kaliber 5,56 mm SS1 = 181 butir dan (7 magazen);
- Amunisi Kaliber 7.62 Arsenal = 68 butir dalam rangkaian;
- Amunisi Kaliber 9 mm = 40 butir;
- Amunisi Kaliber 3.0 mm = 10 butir (1 magazen);
- Amunisi Hampa Kaliber 5,56 mm = 8 butir;
- Amunisi Sofgan 4 butir;
- Amunisi Kaliber 3,8 mm = 13 butir dalam 1 rangkaian;
- Amunisi 7,62 mm = 2 butir (AK 47).

3. Tiga buah HT
4. Dua buah Bendera BK ukuran 1x1/2 meter;
5. Satu buah parang;
6. Satu buah ketapel;
7. Satu buah tas gendong
8. Satu buah kaos dalam;
9. Satu buah teropong.

Read 63 times

Leave a comment

Make sure you enter all the required information, indicated by an asterisk (*). HTML code is not allowed.