Pelaku Penyerangan Siswa SMA Negeri 2 Berhasil Dibekuk Polisi | Pasific Pos.com

| 18 November, 2018 |

Pelaku Penyerangan Siswa SMA Negeri 2 Berhasil Dibekuk Polisi

Papua Barat Written by  Sabtu, 03 November 2018 10:09 0
Rate this item
(0 votes)

Manokwari, TP – Aparat gabungan Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Papua Barat dan Polres Manokwari berhasil membekuk 4 pelaku penyerangan siswa SMA Negeri 2 Manokwari di Jl. Pertanian, Wosi Dalam, Manokwari, Kamis (1/11) lalu.

Keempat pelaku ini diduga melakukan penyerangan dan penganiayaan, yakni memanah seorang siswa, Jongli Wanma di punggung dan membacok P, siswa lainnya di betis kaki kiri.

Kabid Humas Polda Papua Barat, AKBP Hary Supriyono menerangkan, aparat kepolisian menangkap 3 orang pelaku terlebih dahulu, Jumat (2/11) sekitar pukul 06.00 WIT.

Dirincikan Supriyono, ketiga pelaku yang diamankan itu berinisial P (18 tahun) berdomisili di Jl. Drs. Esau Sesa, Manokwari, diamankan di depan perumahan Mako Brimob Polda Papua Barat. Kedua, RH (15 tahun) berdomisili di Mako Brimob Polda Papua Barat, diamankan di SMP Negeri 11 Taman Ria, Rendani, Manokwari, dan pelaku ketiga berinisial E (19 tahun) berdomisili di Borobudur, Kelurahan Padarni, Manokwari, juga diamankan di Mako Brimob Polda Papua Barat.

“E adalah pelaku yang membawa panah wayer dan menembak korban atas nama Jongli Wanma, pelajar SMA Negeri 2,” ungkap Kabid Humas dalam press release yang diterima para wartawan, kemarin.

Secara terpisah, Kasat Reskrim Polres Manokwari, AKP Indro Rizkiadi menambahkan, pelaku keempat berinisial B (30 tahun) telah diamankan polisi, Jumat (2/11) sore.

“Pelaku keempat yang ditangkap berinisial B, tinggal di Borobudur dan diamankan di daerah Transito saat bersembunyi di rumah temannya. B adalah pelaku keempat yang saat kejadian membawa parang dan melukai salah satu pelajar SMA Negeri 2, tepat di betis kiri korban,” terang Kasat Reskrim kepada para wartawan di Polres Manokwari, Jumat (2/11) sore.

Dalam konferensi pers tersebut, B turut dihadirkan aparat kepolisian. Ia mengaku telah membacok salah satu pelajar SMA Negeri 2 Manokwari.

“Kemarin waktu kejadian, saya ditelpon tantenya anak saya E. Dia bilang kalau anak saya dikeroyok sama pelajar SMA 2, sudah berdarah-darah,” ungkap B.

Lanjut dia, mendengarkan cerita itu, dia mengaku langsung datang ke rumah tantenya, lalu mengambil parang dan pergi ke SMA Negeri 2. “Saya kasih hambur pelajar yang ada di situ, terus satu orang yang saya kejar it jatuh, lalu saya bacok kakinya. Waktu saya sampai di lokasi sudah ramai,” katanya.

Ditambahkan Kasat Reskrim, ketiga pelaku yang sempat dibawa ke Polda Papua Barat untuk menjalani pemeriksaan, kini sudah dilimpahkan ke Polres Manokwari. keempat pelaku sudah diamankan di Polres Manokwari untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut.

“Keempat pelaku bersama barang bukti berupa 2 parang panjang, panah wayer bersama 4 anak panahnya dan 1 tongkat besi serta 2 saksi berada di Polres untuk menjalani pemeriksaan,” tambahnya.

Pada kesempatan itu, Kasat Reskrim mengucapkan terima kasih untuk jajaran Polda Papua Barat yang telah membantu anggota Polres Manokwari untuk meringkus para pelaku penyerangan siswa SMA Negeri 2 Manokwari. [CR45-R1]

Read 186 times

Leave a comment

Make sure you enter all the required information, indicated by an asterisk (*). HTML code is not allowed.