Manokwari Butuhkan 3,4 Persen Lagi Capai Target 95 Persen Imunisasi MR | Pasific Pos.com

| 15 November, 2018 |

Manokwari Butuhkan 3,4 Persen Lagi Capai Target 95 Persen Imunisasi MR

Papua Barat Written by  Sabtu, 03 November 2018 10:07 0
Rate this item
(0 votes)

Manokwari, TP – Pelaksanaan Imunisasi Measles dan Rubella (MR) sejak 1 Agustus hingga 30 September 2018, Kabupaten Manokwari ternyata belum mencapai target minimal 95 persen yang ditetapkan Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Manokwari, drg. Henri Sembiring mengaku dibutuhkan angka 3,4 persen lagi untuk mencapai target minimal 95 persen. Oleh sebab itu, dia telah meminta petugas puskesmas yang belum mencapai target untuk mengejar target minimal.

Diungkapkan Sembiring, ada 2 puskesmas yang belum mencapai target minimal Imunisasi MR, yakni Puskesmas Prafi dan Puskesmas Sanggeng. Lanjut Kepala Dinkes, tak tercapainya target minimal di kedua puskesmas karena masih ada warga yang menolak anaknya diimunisasi.

“Khusus Puskesmas Prafi, keluhannya tetap ada penolakan walau sudah ada komitmen bersama semua stakeholder dalam pertemuan di Aston Niu Hotel, beberapa waktu lalu. Tetap saja ada penolakan, bahkan masyarakat yang bikin surat pernyataan bahwa anaknya tidak mau diimunisasi. Tapi, tadi saya bilang tetap laksanakan perintah Bupati dan juga perintah MUI Pusat,” ujar Sembiring kepada Tabura Pos di Kantor Bupati Manokwari, Kamis (1/11).

Ia menambahkan, penolakan juga dialami petugas Puskesmas Sanggeng, karena para pimpinan organisasi yang mengikuti pertemuan lintas sektor di Aston Niu Hotel, beberapa waktu lalu, tidak mensosialisasikan hasil pertemuan hingga ke tingkat bawah.

Dirinya meminta dukungan masyarakat agar Imunisasi MR berjalan baik di Kabupaten Manokwari dan bisa mencapai target minimal 95 persen. Sebab, kata dia, Dinkes Provinsi Papua Barat telah memberi penambahan waktu selama 1 minggu untuk melakukan Imunisasi MR di Kabupaten Manokwari.

“Kita mau masyarakat, tolong mendukung. Saya harap dukungan masyarakat, karena ini bukan untuk Bupati atau Kepala Dinas Kesehatan Manokwari, tapi untuk masyarakat Kabupaten Manokwari, karena 3,4 persen itu masih bisa berpotensi terjadi penularan,” jelas Sembiring.

Dengan penambahan waktu selama 1 minggu, ia mengaku optimis target minimal 95 persen akan tercapai, apalagi sekarang tersisa 3,4 persen untuk mencapai target. “Saya tetap optimis, karena janji saya waktu itu pasti di atas 90 persen, karena ini tinggal 3,4 persen,” tambah Kepala Dinkes.

Dirinya juga meminta para kepala puskesmas bersikap jujur dalam menyampaikan pencapaian pelaksanaan Imunisasi MR. “Kita tidak mau seperti yang lain dapat 200 persen. Nanti kita lihat, jangan sampai mereka punya kabupaten itu yang angka 150 persen, tapi ada kasus, mereka cuci muka,” tukas Sembiring. [BNB-R1]

Read 161 times

Leave a comment

Make sure you enter all the required information, indicated by an asterisk (*). HTML code is not allowed.