Berkas Perkara Makar JFS WNA Asal Polandia akan Dilimpahkan Ke JPU | Pasific Pos.com

| 19 April, 2019 |

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol AM.Kamal. Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol AM.Kamal.

Berkas Perkara Makar JFS WNA Asal Polandia akan Dilimpahkan Ke JPU

Kriminal Penulis  Rabu, 31 Oktober 2018 21:15 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

JAYAPURA,– Pemeriksaan kesehatan JFS (39) warga negara Polandia yang diduga kuat telah melakukan tindak pidana percobaan kejahatan terhadap keamanan negara Indonesia, telah selesai pada Selasa (30/10) pagi. JFS dinyatakan sehat dan siap dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum, Kejaksaan Negeri Jayapura, pekan depan. Hal ini diungkapkan Kabid Humas Polda Papua, Komisaris Besar Polisi Ahmad Musthofa Kamal saat ditemui di Mapolda Papua, Rabu (31/10) sore.

“Selasa kemarin yang bersangkutan sudah dilakukan pemeriksaan di Rumah Sakit Bhayangkara dan dinyatakan sehat oleh dokter. Dan kasus JFS warga negara Polandia itu akan diserahkan oleh Penyidik  Direktorat Reserse Kriminal Umum (Dit Reskrimum) Polda Papua ke pihak Jaksa Penuntut Umum. Berkas perkaranya sudah tahap P21, dan kedepan tinggal tahap 2 yaitu penyerahan,” terang Kamal di Media Center Polda Papua, Rabu sore.

Diketahui sebelumnya, berkas perkara kasus tindak pidana tersebut dinyatakan lengkap oleh pihak kejaksaan pada tanggal 17 Oktober lalu oleh jaksa penuntut umum.

Penyidik Ditreskrimum menyatakan JFS  terlibat kasus pidana percobaan kejahatan terhadap keamanan negara setelah pihaknya  menemukan bukti-bukti otentik berupa foto-foto dirinya sedang beraktifitas dengan kelompok separatis bersenjata dan juga transcrip percakapan antara dirinya dengan SM (26) yang saat ini juga ditahan di Polda, terkait rencana pembelian senjata api dan juga amunisi dari JFS. Bahkan polisi juga telah melakukan pemeriksaan Digital Forensik terhadap HP milik JFS dan SM di Puslabfor Polri Jakarta.

JFS ditangkap dari salah satu hotel di Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya pada Minggu 26 Agustus 2018 oleh tim gabungan dari Polda Papua dan Polres Jayawijaya. Warga negara Polandia ini diamankan bersama tiga orang Indonesia yakni NW, EW, HW. Sedangkan SM (26) ditangkap di Timika atas keterlibatannya menemui salah seorang pimpinan kelompok separatis di Papua New Guinea, serta adanya komunikasi diantara mereka soal rencana menyuplai senjata api untuk tujuan pembebasan West Papua.

“JFS kami tersangkakan dengan tindak pidana percobaan kejahatan terhadap keamanan negara, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 dan atau Pasal 110 dan atau Pasal 111 Jo 53 dan 55 KUHPinada,” tegas Kamal.

Dibaca 167 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.