Pemkab Sarmi Gelar Penjelasan Peta Bahaya dan IRBI | Pasific Pos.com

| 18 November, 2018 |

Pemkab Sarmi Gelar Penjelasan Peta Bahaya dan IRBI

Lintas Daerah Written by  Jumat, 19 Oktober 2018 10:50 0
Rate this item
(0 votes)

Sarmi, Pemerintah kabupaten Sarmi menggelar kegiatan dalam rangka penjelasan peta bahaya dan indeks resiki bencana Indonesia (IRBI).

Kegiatan yang digelar Rabu (18/10)  di aula badan keuangan kabupaten Sarmi Kota Baru, sebab kabupaten Sarmi termasuk dalam wilayah terancam bencana khusus banjir, gelombang pasang dan tsunami.

Tampak hadir, Drs. Eduard Fonataba, MM (Bupati Kabupaten Sarmi), Letkol Arm Hendra Pesireron, S.Sos (Dandim 1712/Sarmi),  AKBP Paul Izak Saokoli (Kapolres Sarmi) , Beni R Wafumilena (Kadis Sosial Kabupaten Sarmi) , Petrus Demon Sili (Kepala Balai BMKG Prov. papua) , Rully  Affandi (kepala Klimatologi BMKG Prov. papua) dan Jhon yaas (Ketua Dewan Adat Sarmi)

Kepala Dinas Sosial Beni R Wafumilena  memgatakan tujuan kegiatan ini berdasarkan peraturan pemerintah di mana bertujuan untuk memberikan kenyamanan dan ketertiban bagi masyarakat. "Beberapa hari yang lalu sempat muncul isu terkait naiknya air atau gelombang pasang yang membuat kecemasan masyarakat sehingga hal ini perlu diklarifikasi oleh pihak yang terkait dalam hal ini BMKG Provinsi Papua," ujar Beni R Wafumilena.
Beni berharap kedepan masyarakat lebih bijak dalam menanggapi berbagai macam isue yang datang dan terkait permasalahan isue gelombang pasang ataupun bencana alam agar melakukan konfirmasi ke pihak yang berwenang yakni dalam hal ini BMKG.

Sementara itu Bupati Sarmi Edwar Fonataba mengatakan, kegiatan sosialisasi terkait isu gelombang pasang dan gempa yang diberikan oleh BMKG Provinsi Papua dilaksanakan guna memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait Bagaimana cara menanggapi munculnya isu terkait bencana alam," ujar Bupati

Bupati berharap agar peserta yang hadir  ini agar dapat menyampaikan informasi yang benar ini kepada masyarakat sehingga kedepannya tidak menimbulkan kecemasan maupun gangguan sitkamtibmas di Kabupaten Sarmi," ujarnya

Bupati juga berharap kepada pemerintah daerah yang meliputi kepala SKPD maupun kepala kampung agar dapat menyampaikan ke masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap isu isu yang beredar dan melakukan pengecekan kembali kepada unsur terkait baik kepada BMKG, pemerintah daerah maupun aparat keamanan.

Kepala Balai BMKG proponsi Papua menjelaskan  tujuan kehadiran disini untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait munculnya isu adanya gelombang pasang akan adanya gempa besar mengingat sebelumnya telah terjadi bencana besar di wilayah provinsi Sulteng.

"Munculnya isu ini tidak hanya di Kabupaten Sarmi akan tetapi juga hampir terjadi di seluruh wilayah rawan gempa dari berada di pinggir laut. Tingginya tingkat kerawanan gempa bumi di wilayah Indonesia terjadi akibat Indonesia berada di pertemuan tiga lempeng dunia dan salah satunya patahan lokal itu berada di wilayah timur Provinsi Papua. salah satu patahan lokal yaitu memberikan kontribusi yang besar terhadap wilayah kabupaten Sarmi," ujarnya.

Read 78 times

Leave a comment

Make sure you enter all the required information, indicated by an asterisk (*). HTML code is not allowed.