Korsleting Listrik, Rumah Milik Warga Di Boven Digoel Dilahap Sijago Merah | Pasific Pos.com

| 18 November, 2018 |

kondisi rumah milik warga yang berada di Kompleks perumahan Ambonggo, Tanah Merah yang ludes terbakar kondisi rumah milik warga yang berada di Kompleks perumahan Ambonggo, Tanah Merah yang ludes terbakar

Korsleting Listrik, Rumah Milik Warga Di Boven Digoel Dilahap Sijago Merah

Papua Selatan Written by  Jumat, 19 Oktober 2018 10:23 0
Rate this item
(0 votes)

JAYAPURA,- Rumah milik salah satu warga yang berada di Komplek perumahan Ambonggo, Tanah Merah Boven Digoel, Rabu (17/10) siang ludes terbakar.

Diduga penyebab kebakaran lantaran hubungan arus pendek (kosleting Listrik), tidak ada korban jiwa dalam musibah itu ,sementara kerugian yang alami Kornelis Yako (40) mencapai hingga puluhan juta rupiah.

Dari hasil keterangan saksi yang juga pemilik rumah, menuturkan api pertama kali diketahui dari atas pelafon ,dimana sebelum api mulai membesar dan membakar seluruh bangunan, saksi sempat mencium aroma asap dari ruang tamu.

Mengetahui kejadian itu ,saksi langsung membangunkan seluruh anggota keluraganya untuk menyelamatkan diri, api dapat dipadamkan satu jam kemudian setelah satu unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi kejadian.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol AM.Kamal menuturkan kasus kebakaran satu unit rumah itu kini sudah ditangani oleh Sat Reskrim Polres Boven Digoel.

"Kebakaran rumah milik saudara Kornelis Yako (40) kini sudah ditangani, dimana saksi yang juga pemilik rumah sudah dimintai keterangan oleh polisi," ungkap Kamal, Kamis (18/10) pagi.

Lanjut Kamal dugaan kebakaran akibat hubungan arus pendek listrik yang ada di atas rumah milik korban.

"Menuturkan korban sebelum api membesar dirinya sempat mencium aroma asap dari plafon rumah kemudian api mulai menjulur seluruh isi rumah, tidak ada korban jiwa dalam musibah itu dan kini kasus masih dalam penyidikan," ujarnya.

Read 75 times

Leave a comment

Make sure you enter all the required information, indicated by an asterisk (*). HTML code is not allowed.