Serang Petugas Sipir, Delapan Napi Diamankan | Pasific Pos.com

| 18 November, 2018 |

Situasi lapas klas IIA Merauke usai terjadi kerusuhan. Situasi lapas klas IIA Merauke usai terjadi kerusuhan.

Serang Petugas Sipir, Delapan Napi Diamankan

Papua Selatan Written by  Jumat, 19 Oktober 2018 10:13 0
Rate this item
(0 votes)

"Hasil Razia Polisi Sita Belasan Sajam di Dalam Lapas"



JAYAPURA,– Delapan orang Narapidana Lapas Kelas IIB Merauke diamankan personil gabungan Brimob dan Sabhara Polres Merauke, Kamis (18/10) pagi.

Delapan orang narapidana itu yakni FSNAC, AG, RL, N, AB, YG, MK dan KM diamankan lantaran diduga kuat melakukan penganiayaan terhadap dua orang petugas Lapas yang terjadi pada Rabu (17/10) malam, juga atas kepemilikan senjata tajam.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal di Kota Jayapura mengungkapkan, dua petugas Lapas yang menjadi korban penganiayaan yakni Abdul Karim luka bacok di bagian pelipis, dan Norbertus Tinon luka gores pada lengan sebelah kiri. Mereka kini tengah mendapatkan perawatan medis di RSUD Merauke.

Dari hasil penggeledahan, polisi berhasil mengamankan peralatan perkakas dan benda tajam dan juga barang-barang yang tidak diperbolehkan ada dalam kamar Narapidana, antaralain 3 unit Handphone, Gunting 13 buahn, Pisau dapur 17 bilah, Ketapel 4, Martel 3, Besi pipa 13 potong, Kabel 4 roll, Kompor  1 buah, Obeng 3 buah, Tang 1 buah, Rantai 1 gulung, Parang 1 bilah, Borgol 1 buah, Kipas angin 3 buah, dan Speaker 1 unit.

"Kericuhan di Lapas tersebut terjadi pada hari Rabu (17/10) sekitar pukul 22.05 dimana Penghuni Lapas dalam keadaan dipengaruhi minuman keras, menggamuk dan mendobrak pintu Lapas dengan membawa senjata  tajam. Akibat  kericuhan  tersebut  dua  Personil   Lapas Kelas II B Merauke mengalami luka benda tajam dan seorang dianiaya pada mata kirinya saat  melerai kericuhan yang terjadi," tutur Kamal di Media Center Polda Papua, Kamis siang.

Lanjutnya, dari hasil pemeriksaan awal diketahui bahwa keributan tersebut terjadi lantaran Para Napi tidak diberi kebebasan atau asimilasi dan mereka menuntut bertemu dengan Kepala Lapas.

"Situasi saat ini di Lapas pasca keributan, berlangsung aman dan kondusif. Sedangkan untuk kedua korban masih mendapatkan perawatan di RSUD Merauke. Kami juga masih melakukan penyelidikan dan penyidikan terkait adanya minuman keras dan senjata tajam yang masuk di dalam Lapas," terang Kamal.

Read 56 times

Leave a comment

Make sure you enter all the required information, indicated by an asterisk (*). HTML code is not allowed.