Sidang WNA China Masih Periksa Saksi | Pasific Pos.com

| 18 November, 2018 |

Sidang WNA China Masih Periksa Saksi

Papua Tengah Written by  Kamis, 18 Oktober 2018 08:21 font size decrease font size increase font size 0
Rate this item
(0 votes)

NABIRE – Pengadilan Negeri Nabire kembali menyidangkan 16 WNA asal China dengan dakwaan penyalahgunaan ijin tinggal, Rabu (17/10) sore. Sidang lanjutan yang dipimpin hakim ketua, Erenst Jannes Ulaen, SH, MH, didampingi hakim anggota masing-masing Aditya Widyatmoko, SH dan Rifin Nurhakim, S., SH, masih beragendakan pemeriksaan saksi. Pada sidang kali ini, JPU masih menghadirkan saksi dari Kantor Imigrasi Mimika, Agus Nawipa.

Dari pantauan media ini saat sidang, hakim sempat menanyakan soal Kantor Imigrasi Mimika yang melakukan pemeriksaan di Kabupaten Nabire. Sementara Kabupaten Nabire masuk dalam wilayah kerja Kantor Imigrasi Biak. Menjawab pertanyaan hakim, saksi menuturkan jika pihaknya sudah sempat melakukan koordinasi dengan Imigrasi Biak soal penanganan kasus di Nabire ini. Masih kata saksi, pemeriksaan dilakukan oleh Kantor Imigrasi Mimika karena adanya laporan langsung dari masyarakat.

Dari pihak JPU juga sempat menanyakan kepada saksi soal bentuk koordinasi yang dilakukan pihak Imigrasi Mimika dengan Imigrasi Biak. Dijawab saksi, koordinasi yang dilakukan oleh Imigrasi Mimika dengan Imigrasi Biak adalah secara tertulis antar pimpinan.

Pertanyaan senada juga sempat ditanyakan kuasa hukum. Kewenangan pemeriksaan yang diberikan oleh Imigrasi Biak terhadap Imigrasi Mimika apakah dibarengi dengan biaya perjalanan dinas. Jawab saksi, yang ada hanya surat perintah dan tidak dikasih biaya perjalanan dinas seperti ditanyakan oleh kuasa hukum.

Masih sama dengan sidang pemeriksaan saksi pada hari sebelumnya. Pada sidang kali ini, saksi juga masih dicecar dengan pertanyaan seputar kronologis operasi hingga dilakukannya penangkapan para WNA ini.

Pada kesempatan itu juga sempat disinggung soal perusahaan pertambangan yang diduga mempekerjakan para WNA ini untuk bisa dihadirkan dalam persidangan. Menanggapi hal ini, JPU dari Kejaksaan Negeri Nabire, Arnolda Awom, SH kepada media ini sempat mengatakan jika di awal proses kasus ini sempat disasar perusahaan itu. Hanya saja, kata Arnolda Awom, pimpinan perusahaan itu sudah lari meninggalkan daerah ini.

Sekitar pukul 17.00 WIT sidang diskor, dan akan dilanjutkan pada Selasa (23/10) minggu depan dengan agenda keterangan saksi ahli dan terdakwa.

Sebelum sidang ditutup, dari kuasa hukum juga sempat menyampaikan jika pihaknya akan menyampaikan permohonan pembantaran untuk berobat salah seorang terdakwa yang tengah sakit. (ros)

Read 67 times

Leave a comment

Make sure you enter all the required information, indicated by an asterisk (*). HTML code is not allowed.