Setelah dari Pegaf, Kampanye Provinsi Konservasi Dilanjutkan ke Kota Sorong | Pasific Pos.com

| 18 November, 2018 |

Setelah dari Pegaf, Kampanye Provinsi Konservasi Dilanjutkan ke Kota Sorong

Papua Barat Written by  Rabu, 17 Oktober 2018 10:59 0
Rate this item
(0 votes)

Manokwari, TP- Kampanye Provinsi Konservasi, terus dilaksanakan diberbagai daerah yang ada di Papua Barat. Hal ini dilakukan, agar semua masyarakat yang ada di Papua Barat, mengetahui terkait pentingnya program tersebut.

Salah satu anggota tim konservasi, Nikka A. Gunadharma, mengatakan, setelah pemutaran film provinsi konservasi di pantai Waisai Torang Cinta (WTC) Kabupaten Raja Ampat, rampunglah digelar pada tanggal 14 oktober lalu. Tim yang terdiri dari Conservation International (CI) Indonesia dan relawan dari Blue Sphare Foundation, segera berkemas ke Kota Sorong.

Dalam kegiatan pemutaran film di Waisai, dihadiri lebih dari 1.500 orang. “Seperti biasa, sebelum pemutaran film dilakukan, hadirin semua dihibur oleh artis yang juga pendukung konservasi di tanah Papua, Edo Kondologit,” katanya.

Usai kegiatan di Kabupaten Raja Ampat, tim kampanye pemutaran film Provinsi Konservasi, juga akan melakukan pemutaran film di Kota Sorong, dengan thema” Pesta Rakyat Untuk Konservasi”.

        Pemutaran film di Kota Sorong sendiri direncanakan hari Rabu, 17 Oktober 2018 di lapangan Hocky mulai pukul 18 wit. Masih dalam press releasenya, juga ditulis terkait sejarah atau inisiatif Provinsi Konservasi Papua Barat, yang dimana wacana tersebut digagas pada masa Pemerintahan Gubernur Abraham Octavianus Atururi, dimana pada tanggal 12 oktober 2015 dan dilakukan deklarasi Papua Barat sebagai Provinsi Konservasi.

Dikatakannya, inisiatif tersebut dilatari paradigma bahwa, masyarakat Papua Barat hidupnya bergantung kepada alam yang menyediakan sumber sandang, pangan dan papan.

Prinsip prinsip yang termaktubkan dalam deklarasi tersebut mencakup, perlindungan lingkungan hidup, perlindungan dan pengawetan keanekaragaman hayati, pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya alam secara berkelanjutan dan pemulihan lingkungan hidup dan pengelolaan ekosistem.

Beranjak dari deklarasi tersebut, Conservation International (CI) Indonesia beserta Blue Sphere Foundation, mengagas film Provinsi Konservasi yang saat ini digunakan dalam kegiatan kegiatan kampanye Konservasi Papua Barat.

Kepada Tabura Pos, Nikka mengungkapkan telah menyampaikan kegiatannya kepada warga yang ada di Kota Sorong dan sekitarnya. “Kita sudah buat info lewat media elektronik yang ada di Kota Sorong, juga menggunakan spanduk, baliho yang kita sebarkan beberapa titik yang ada di Kota Sorong, terkait rencana pemutaran film”. Ucap, Nikka.

Dirinya sangat berharap, tujuan kampanye terwujud mengingat  antusias warga begitu tinggi kepada kegiatan.[CR46-R3]

Read 159 times

Leave a comment

Make sure you enter all the required information, indicated by an asterisk (*). HTML code is not allowed.