Dewan Minta Batas wilayah Provinsi Papua segera Diselesaikan | Pasific Pos.com

| 26 May, 2019 |

Yonas Alfons Nussy (foto Tiara/Pasific Pos) Yonas Alfons Nussy (foto Tiara/Pasific Pos)

Dewan Minta Batas wilayah Provinsi Papua segera Diselesaikan

Info Papua Penulis  Jumat, 12 Oktober 2018 17:34 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Jayapura,- DPR Papua dalam hal ini Komisi I DPR Papua yang membidangi Pemerintahan dan Tapal Batas Wilayah meminta agar batas wilayah Provinsi Papua dan Barat segera diselesaikan.

Anggota Komisi I DPR Papua, Yonas Alfons Nussy mengungkapkan, setiap pemerintahan ada batas wilayahnya, tapi masyarakat adat juga punya wilayah adat, dan konflik kadang terjadi saat batas wilayah adat diklaim oleh pihak lain.


"Kita sama tahu bahwa pemerintahan ini mempunyai batas wilayah, tetapi kita juga sama tahu bahwa yang punya wilayah ini adalah masyarakat adat penghuni negeri ini," kata Yonas Nussy kepada Wartawan di ruang kerjanya, Kamis (11/10/18).


Oleh karena itu, lanjut Nussy, Komisi I DPR Papua sudah punya konsentrasi penuh bahwa pemicu konflik itu,.karena ketika batas wilayahnya diambil oleh warga kampung yang lain.


Terkait dengan batas wikayah ini, jelas Nussy, Komisi I telah mengajukan dan ada beberapa agenda penting yang harus diselesaikan yaitu batas wilayah Papua dan Papua Barat yang sampai saat ini batas wilayah itu belum diselesaikan dengan baik.


"Jadi batas wilayah Papua dan Papua Barat ini harus segera diselesaikan. Apalagi ada wilayah Papua Barat yang masuk ke Papua dan sebaliknya, Papua juga berbatasan dengan PNG. Jadi ada pemilik ulayat yang hak ulayatnya di PNG. Ini juga menjadi persoalan tersendiri yang harus diselesaikan, " jelasnya.


Menurutnya, tak hanya provinsi, kadang juga kabupaten yang akan dimekarkan dalam data mereka memasukkan wilayah kabupaten lain. Hal itu diduga tak terlepas dari potensi di wilayah tersebut. Namun ketika batas wilayah tak ditata baik, akan menimbulkan masalah kemudian hari.


“Sehingga semua pihak harus dilibatkan untuk menyelesaikan ini. Dan pemilik ulayat yang tahu persis batas wilayah adatnya. Ini yang harusnya diselesaikan secepatnya agar tak ada masalah ke depan,” tandas Nussy.


Namun dalam waktu dekat ini, pihaknya berencana akan mengundang pihak pemerintah untuk duduk bersama guna membahas masalah batas wilayah itu. Mulai dari provinsi, kabupaten, distrik hingga kampung.


“Makanya kami harap pemprov serius menyelesaikan masalah batas wilayah itu. Karena kini di beberapa wilayah sudah muncul benih-benih konflik terkait batas wilayah,” bebernya.


Selain itu ujar Nussy, kepastian batas wilayah itu penting untuk memproteksi sumber daya di suatu daerah agar tidak direbut wilayah lain, karena hal itu merupakan pendapatan. Jika tak ditata baik, akan menyebabkan terjadinya konflik.


"Inilah yang harus kita kawal secepatnya untuk mengatasi persoalan-persoalan yang nanti terjadi, ketika kehidupan global ini, kebutuhan ekonomi ini turut memasuki kehidupan kita di Papua, maka ini akan memicu konflik kalau tidak ditata dengan baik," terangnya.


Yonas Nussy menambahkan, ini menjadi catatan penting sehingga sumber pendapatan, sumber kekayaan alam dan berbagai hal, bisa kita dapatkan lewat pemetaan wilayah yang tepat menurut hukum adat Papua.


"Kalau ini segera kita tata maka kita bisa menyiapkan sebuah kekuatan sumber pendapatan rakyat Papua untuk bangkit, mandiri dan sejahtera, itu bisa terukur dan dapat dijangkai dengan baik. Ini yang ingin dilakukan oleh DPR Papua lewat Komisi I DPR Papua," tegas Alfons Nussy. (TIARA)

Dibaca 260 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.