Kamtimbas di Oksibil Kondusif | Pasific Pos.com

| 18 October, 2018 |

Kapolda Papua, Irjen pol Martuani Sormin Kapolda Papua, Irjen pol Martuani Sormin

Kamtimbas di Oksibil Kondusif

Lintas Daerah Penulis  Rabu, 10 Oktober 2018 20:32 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

“Kapolda Bersama Pemprov melakukan pembahansan dengan Depdagri”

 

JAYAPURA,- Kepala Kepolisian Daerah Papua, Ispektur Jendral Polisi Martuani Sormin mengungkapkan situasi di Kabupaten Pegunungan Bintang pasca Bentrok antar kelompok yang terjadi, Selasa (2/10) lalu hingga saat ini sudah berangsur kondusif dan aktifitas masyarakat sudah berjalan seperti biasanya.

“Situasi di Oksibil kabupaten Pegunungan Bintang sudah kondusif dan anggota kepolisian baik dari Polres maupun BKO dibackup rekan-rekan TNI masih berjaga-jaga guna mengantisipasi adanya aksi-aksi susulan terjadi,” ungkapnya ketika diwawancarai saat menghadiri kegiatan di Makodam XVII Cenderawwasih, Rabu (10/10) pagi.


Sormin menerangkan dirinya akan melakukan pertemuan dengan Gubernur Provinsi Papua beserta Pejabat dari Departemen dalam Negeri (Depdagri) guna mencari solusi dalam permasalahan yang terjadi di Oksibil Kabupaten pegunungan Bintang.


“Hari ini kita diundang Bapak Gubernur untuk rapat di Gedung Negara. Ada juga hadir pejabat dari Departemen Dalam Negeri (Depdagri) untuk menjembatani masalah DPRD dan Bupati Pegubin,” terangnya.


Sementara itu lanjut Sormin, untuk dua orang warga yakni YT dan AB yang diduga kuat sebagai provokator kini sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh Penyidik Direskrimum Polda Papua dan kini keduanya sudah mendekam di rumah tahanan Mapolda Papua.


“Sejauh ini sudah delapan orang yang diperiksa pasca bentrok yang terjadi beberpa waktu lalu, selain itu kedua orang yakni YT dan AB disangkakan dengan pasal 170 KUHP dengan ancaman 5 tahun penajara,” ungkapnya.


Dirinya pun menambahkan kedepanya Polda Papua bersama dengan Kodam XVII Cenderawasih dengan Pemerintah dan parah Tokoh serta pemudaka Agaman di Papua akan bergandengan tangan untuk bersama-sama menyikapi pertikaian yang sering terjadi di Papua. bahkan dirinya berharap masyarakat jangan mudah terpicu untuk melakukan tindakan-tindakan anarkis.


“Harapan saya untuk masyarakat janganlah mudah sekali terprovokasi untuk melakukan tindakan anarkis atau kekerasan kepada siapapun di tanah Papua ini,” terangnya.

Dibaca 44 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.