Persemi Mimika Menang Besar | Pasific Pos.com

| 16 February, 2019 |

Persemi Mimika Menang Besar

Olahraga Penulis  Selasa, 09 Oktober 2018 18:06 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Edu: Banyak yang Harus Dibenahi

 

JAYAPURA,- Persemi Mimika menggilas Persemar Mamberamo Raya enam gol tanpa balas pada leg kedua Liga 3 Regional Papua - Papua Barat di Stadion Mandala Jayapura, Senin (8/10/2018).

Gol kemenangan Persemi dicetak oleh Sefnat Fonataba (2), Alfian Fataubun (23 dan 80), Ricky Christian (34), Salvador Ayomi (48) dan Melianus Maker (78).


Dengan kemenangan di leg kedua ini, Persemi Mimika lolos dengan agregat 11-1 atas Persemar Mamberamo Raya. Dileg pertama, Persemi menang dengan skor 5-1.


Selanjutnya, Persemi Mimika akan melawan pemenang antara Nafri FC dan Persitoli Tolikara untuk memperebutkan tiket menuju babak Nasional.


Pelatih Persemi Mimika Eduard Ivakdalam usai pertandingan kepada wartawan mengatakan, para pemain sudah bermain baik dengan menjalankan intruksi, sehingga bisa mendapatkan hasil maksimal.


“anak-anak tidak merasa puas dengan kemenangan di leg pertama, tapi saya melihat masih banyak kekurangan yang harus dibenahi,” ujar Edu panggilan akrabnya.


Mantan kapten Persipura Jayapura ini mengakui tetap respon kepada pemain karena mereka fokus dan tidak anggap remeh lawan. “Mudah-mudahan dengan hasil ini, menjadi lebih baik lagi di laga berikutnya,” ungkapnya.


Menurut Edu, dengan kemenangan ini tidak menyurutkan kewaspadaan kepada dua tim yang akan menjadi lawannya nanti yakni Persitoli dan Nafri FC, pasalnya kedua tim merupakan tim kuat dan sudah pernah bertemu.


“Saya kira semua tim yang lolos punya materi pemain yang bagus. Apalagi, di leg pertama Nafri dan Tolikara bermain seri 1-1. Dan kami selalu memantau setiap mereka bertanding.


“Siapapun yang menjadi lawan, kita akan bermain fight, setiap laga adalah final dan kita selalu ingatkan pemain untuk tidak anggap remeh lawan,” tandasnya.

Dibaca 334 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.