25 Paket Proyek Senilai Rp 200 Miliar Ditunda | Pasific Pos.com

| 15 November, 2018 |

Kepala Dinas PUPR Papua Girius One Yoman ketika memimpin rapat yang dihadari kepala bidang, kepala seksi, PPTK dan pihak ketiga, di kantornya kemarin. Kepala Dinas PUPR Papua Girius One Yoman ketika memimpin rapat yang dihadari kepala bidang, kepala seksi, PPTK dan pihak ketiga, di kantornya kemarin.

25 Paket Proyek Senilai Rp 200 Miliar Ditunda

Kota Jayapura Written by  Kamis, 04 Oktober 2018 21:52 0
Rate this item
(0 votes)

JAYAPURA,– Dua puluh lima paket proyek senilai Rp 200 Miliar di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Perovinsi Papua tahun 2018 ditunda dengan alasan waktu pekerjaan.

Hal itu dibenarkan Kepala Dinas PUPR Provinsi Papua, Girius One Yoman, S.Pd.,M.Si. Ia mengatakan, penundaan paket proyek tahun 2018 atas kesepakatan bersama kepala bidang, kepala seksi, PPTK dan pihak ketiga.


“Dalam pertemuan yang dihadiri semua kabid, kepala seksi, PPTK dan pihak ketiga, sudah sepakat untuk 25 paket proyek infrastruktur di tunda tahun depan,” kata Kepala Dinas PUPR Papua, Girius One Yoman, Kamis (4/10/2018).


Menurutnya, penundaan 25 paket proyek ini karena sesuai aturan administrasi waktu anggaran tinggal 3 bulan dan tidak bisa dilakukan pelelangan proyek infrastruktur yang tersisi.


“sesuai dengan mekanisme, sekarang sudah bulan Oktober, sementara kontrak proyek harus tutup tanggal 13 Desember 2018, sehingga tidak mungkin bisa dikerjakan dalam waktu yang singkat,” ujarnya.


Sementara paket paling besar dan sudah jalan adalah proyek jalan ring road, pembangunan gedung KONI Papua. “kegiatan yang berkaitan dengan pelaksanaan PON kita utamakan,” tegasnya.


Lanjutnya, pihaknya mendorong 25 paket proyek ini masuk APBD 2019. “jelas paket pekerjaan yang tertunda akan kita dorong masuk APBD 2019, harapanya 25 paket bisa lelang bulan Desember, dan Januari 2019 sudah bisa dikerjakan,” jelasnya.

Read 70 times

Leave a comment

Make sure you enter all the required information, indicated by an asterisk (*). HTML code is not allowed.