Lima Cabor PON 2020 Dicoret | Pasific Pos.com

| 22 February, 2019 |

Gubernur Papua Lukas Enembe, Para Bupati, Walikota dan pengurus KONI Papua ketika melakukan pembahasan cabang olahraga di Swisbell Hotel Jayapura, Selasa malam. Gubernur Papua Lukas Enembe, Para Bupati, Walikota dan pengurus KONI Papua ketika melakukan pembahasan cabang olahraga di Swisbell Hotel Jayapura, Selasa malam.

Lima Cabor PON 2020 Dicoret

Info Papua Penulis  Rabu, 26 September 2018 20:21 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

JAYAPURA,- Sekretaris Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Papua Kenius Kogoya, mengatakan ada lima cabang olahraga (cabor) Pekan Olahraga Nasional (PON) ke XX tahun 2020, yang dicoret Pemerintah Provinsi Papua.

“dari 50 cabor yang diputuskan melalui SK KONI Pusat No 72 tahun 2018 mengalami pengurangan. Ada lima cabor yang akan dicoret oleh pemerintah daerah,” ungkap Kenius kepada wartawan di kantor KONI Papua, Rabu, 26 September 2018.


Kenius menjelaskan, setelah melakukan pertemuan dengan semua stakeholder penyelenggaraan PON Papua yang pimpin lagsung oleh Gubernu Papua, Lukas Enembe yang juga Ketua Umum KONI Papua, Bupati/Walikota, dari 50 cabor yang ada dalam SK KONI Pusat, lima cabor dicoret, disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.


Lima cabor yang dicoret, yakni cabor Bolling, Arum Jeram, Panjat Tebing, Handball dan Korfball. Selain itu, dikatakan Kenius bahwa bukan hanya lima cabor yang dicoret. Tetapi ada beberapa nomor pertandingan pun ikut dicoret.


“dari beberapa cabor, nomor pertandingan kita kurangi. Seperti cabor IMI dengan nomor Slalom, Cabor Aerosport itu nomor Gantole, dan masih ada beberapa nomor cabor lainnya,” jelasnya.


Dijelaskan Kenius, pengurangan cabor merupakan hak Pemerintah Papua selaku tuan rumah penyelenggara PON. “tuan rumah bisa melakukan pengurangan cabor sesuai dengan sarana dan prasarana,” katanya.


Labih jauh menjelaskan, pengurangan cabor juga berdasarkan kepengurusan yang ada di Papua. “jadi, keputusan ini akan disampaikan langsung kepada KONI pusat lewat SK Gubernur Provinsi Papua,” tutupnya.

Dibaca 177 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.