Tingkatkan Swasembada Pangan, Kabupten Jayapura Buka Ratusan Hektar Sawah | Pasific Pos.com

| 15 December, 2018 |

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura (KDTPH) Kabupaten Jayapura, Adolf Yokhu, SP, MM bersama warga usai memantau lahan baru di salah satu wilayah di Kabupaten Jayapura. Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura (KDTPH) Kabupaten Jayapura, Adolf Yokhu, SP, MM bersama warga usai memantau lahan baru di salah satu wilayah di Kabupaten Jayapura.

Tingkatkan Swasembada Pangan, Kabupten Jayapura Buka Ratusan Hektar Sawah

Kabupaten Jayapura Penulis  Selasa, 25 September 2018 20:41 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

SENTANI – Guna meningkatkan swasembada pangan di Kabupaten Jayapura maka Pemerintah Daerah melalui Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Kabupaten Jayapura tahun 2018 akan membuka lahan Sawah seluas 500 Hektar.

“Pembukaan lahan disertai dengan penanaman serentak padi di ratusan hektar di sejumlah di distrik di Wilayah Pembangunan III dan IV Kabupaten Jayapura,” sebut Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura (DTPH) Kabupaten Jayapura, Adolf Yokhu, SP, MM kepada wartawan di Sentani belum lama ini


Dirinya menerangkan, peningkatan swasembada pangan secara nasional sedang di dorong oleh Pemerintah Pusat melalui kementrian terkait. Dalam rangkah itulah, Kabupaten Jayapura sebagai salah satu daerah di Papua menyikapi dengan pembukaan lahan sawah baru.


Dikatakan, selama kurung waktu 12 bulan dalam setahun akan dibuka lahan hingga ratusan. Hal ini menandahkan bahwa, para petani di Kabupaten Jayapura memiliki keahlian dan menaruh harapan untuk peningkatan ekonomi lewat sawah.


Ditanya tentang wilayah mana saja di Kabupaten Jayapura yang sangat potensial untuk di kembangkan sawah, mantan Kepala Sekola SPMA Kampung harapan ini menyebut, wilayah sangat potensial untuk pembukaan lahan baru sawah itu di Distrik Nimkorang, Distrik Namblon, Distrik Yapsi dan sejumlah distrik lainnya.


“Pembukaan sawah di wilayah seperti Nimbokrang, Namblong, Yapsi dan sejumlah distrik lainnya bukan bertepatan dengan program pemerintah pusat untuk swasembada pangan lalu lahan sawah di buka tetapi wilayah tersebut sejak dulu sudah ada lahan sawah,” ungkap Yokhu


Dirinya menyampaikan apresiasi kepada para petani sawah yang mulai membuka lahan sawah dan pada akhirnya memberikan hasil dan hasil tersebut sangat memuaskan bagi para petani dalam upaya peningkatan swasembada pangan nasional.


“Petani sawah teruslah menjadi petani yang baik dengan berasumsi bahwa sawah yang di kerjakan adalah mata pencaharian yang harus di tekuni secara baik hingga membuahkan hasil,” tandasnya.

Dibaca 76 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

Trending Topik