Kajian Ekonomi dan Keuangan Regional Bank Indonesia | Pasific Pos.com

| 19 April, 2019 |

Deputi kepala perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua, Fauza Deputi kepala perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua, Fauza

Kajian Ekonomi dan Keuangan Regional Bank Indonesia

Ekonomi & Bisnis Penulis  Selasa, 25 September 2018 19:29 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

“Perekonomian Papua Tumbuh Melambat”

 

MERAUKE,- Bank Indonesia (BI) Perwakilan Papua menggelar Deseminasi Kajian Ekonomi dan Keuangan Resgional Provinsi Papua yang digelar di salah satu Hotel yang berada di Kabupaten Merauke, Selasa (25/9) pagi.

Hadir dalam kegiatan tersebut Pemerintah daerah, Bank Sawata, serta pelaku usaha, serta pemateri dari Bank Indonesis Perwakilan Papua.


Deputi kepala perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua, Fauza mengungkapkan diseminasi kajian ekonomi dan keuangan regional ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan oleh kantor perwakilan Bank Indonesia yang bertujuan untuk menyampaikan pendangan tentang perkembangan kondisi ekonomi regional terkini tentang, serta prospek daerah kedepan.


Fauzan menerangkan secara umum kondisi pertumbuhan perekonomian provinsi Papua berada diperingkat atas meski dalam pertumbuhan ekonomi ditriwulan II tahun 2018 mengalami penurunan dibandingkan dengan triwilan I tahun 2018 namun dengan demikian Provinsi Papua menjadi salah satu provinsi yang memiliki pertumbuhan ekonomi tertinggi di Indoensia.


“Memasuki triwulan III 2018, prertumbuhan ekonomi di Papua diperkirakan kembali mengalami perlambatan yang disebabkan oleh normalisasi permintaan pasca berakhirnya perayaan hari besar keagamaan,” terangnya, Selasa (25/8) siang.


Sementara itu inflasi Papua sampai dengan bulan Agustus tahun 2018 relatif stabil pada angka 3,16% (yoy) dan masih dalam target nasional yaitu 3,5 %.


Selain itu juga Fauazan menerangkan dalam stabilitas system keuangan di Papua hingga saat ini terjaga baik seiring perbaikan perekonomian, namun dapat menjadi masalah apabila korporasi di Papua mengelami kerentantan pada operasional usaha tambang.


“Mencermati resiko peningkatan harga di Papua, Bank Indonesia bersama pemerintah daerah berkoordinasi dalam wadah tim pengendalian inflasi daerah dengan melaksanakan berbagai kegiatan guna pengendalian harga di Papua,” unjarnya.


Dirinya pun menerangkan berdasarkan hasil asesmen terhadap beberapa indicator makro dan perkembangan ekonomi terkini, ekonomi Papua tahun 2018 tumbuh melambat sehingga dari hasil kejian tersebut dan memperhatikan berbagai isu terkini ditingkat ragional maupuan nasional sudah ada beberapa langkah yang diambil salah satunya yakni mengembangkan sumber sumber ekonimi yang mempunyai dampak besar bagi peningkatan kesejahteraan masyarkat seperti pertanian, perikanan, dan hirilisasi komoditi industi rama lingkungan, selain itu juga dalam pengendalian inflasi kedepan langkah yang ditempuh TPID antara lain pembentukan sebtra produksi dan penguatan akses petani terhadap teknologi, pasar, dan permodalan.

Dibaca 318 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.