Kambu : Asprov PSSI Papua Barat Aktif | Pasific Pos.com

| 15 December, 2018 |

Kambu : Asprov PSSI Papua Barat Aktif

Papua Barat Penulis  Senin, 24 September 2018 14:33 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Manokwari, TP - Wakil Ketua Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Papua Barat Yance Kambu, SH menegaskan jika Asprov PSSI Papua Barat aktif. Saat ini sedang berjalan dan melakukan pembenahan organisasi sesuai dengan koridor organisasi asprov PSSI Papua Barat.

Hal ini ditegaskan Kambu sekaligus menjawab penilaian masyarakat yang berpikir bahwa Asprov PSSI Papua Barat vakum. “Sehingga lewat pemikiran mereka yang mengatakan kalau asprov sedang vakum, banyak yang mencoba melakukan peran peran ilegal, sayangnya peran-peran itu melangkahi statuta PSSI. Bagi oknum-oknum yang memiliki pemikiran seperti itu, mereka adalah orang-orang yang tidak paham tentang aturan organisasi,” sebut Kambu kepada Tabura Pos, Sabtu (22/9).

Dikatakannya, Asprov PSSI sedang melakukan persiapan perangkat yang dibutuhkan. Dalam persiapan itu, pihaknya akan mengecek, mengevaluasi sekaligus melakukan pengesahan terkait hasil rapat dan terkait dengan dewan kerja Asprov.

Kinerja Asprov PSSI Papua Barat, jelasnya, sudah ditunggu-tunggu oleh para pencinta bola di Papua Barat. Apalagi, sesuai dengan visi dan misi Gubernur Papua Barat, selaku Ketua umum KONI, membangkitkan kembali, semangat olahraga sepak bola di Papua Barat.

“Kami sedang membenahi sekretariat asprov PSSI Papua Barat. Sesuai hasil rapat, kami harus memiliki sebuah gedung, sebagai sekretariat. Kalau tidak ada halangan, dan atas dasar tuntunan Tuhan Yang Maha Kuasa, sekretariat PSSI Papua Barat akan kita gunakan di Gedung olahraga Sanggeng (GOR). Kami juga berharap nantinya Bapak Gubernur bisa meresmikan sekretariat ini,” jelasnya.

GOR Sanggeng dipilih sebagai sekretariat adalah karena kita juga dekat dengan fasilitas olah raga atau stadion. Selain itu, juga markas para pemain pemain sepak bola kita dari dari dulu (Perseman).

Selain itu, agenda dalam waktu dekat, akan menyurati panitia penyelenggara liga tiga sepak bola yang ada di Sorong. “Kalau kita bertamu kerumah seseorang, kita harus ketuk pintu dahulu baru masuk. Jadi kalau ada orang masuk kedalam rumah tidak sesuai aturan yang ada, itu namanya pencuri dan tidak menghormati aturan yang ada”. Ucap Yance.

Yance menambahkan, aka nada pembenahan semua struktur yang ada, sesuai dengan imbauan pengurus KONI Papua Barat. Diperkirakan, bulan depan, bulan sepuluh nanti semua kekurangan terkait adminstrasi organisasi sudah beres semua,” tukasnya.[CR46-R3] 

Dibaca 149 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

Trending Topik