Bupati Manokwari: Tindak Tegas ASN yang Terjerat Kasus Korupsi | Pasific Pos.com

| 15 December, 2018 |

Bupati Manokwari: Tindak Tegas ASN yang Terjerat Kasus Korupsi

Papua Barat Penulis  Rabu, 19 September 2018 13:59 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Manokwari, TP – Bupati Manokwari, Demas P. Mandacan mengaku, pihaknya akan memberikan tindakan tegas terhadap aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manokwari yang tersangkut kasus korupsi. Tindakan tegas itu sebagai bentuk efek jera.

“Jika ada ASN yang tersangkut kasus korupsi, kita akan ambil tindakan sebagai bentuk efek jera,” kata Mandacan kepada para wartawan di Hotel Valdos, Manokwari, Selasa (18/9).

Untuk jumlah ASN di lingkungan Pemkab Manokwari yang tersangkut kasus korupsi, Bupati mengaku tidak tahu pasti jumlahnya. “Ya saya tidak tahu pasti, tapi kalau memang ada, berdasarkan keputusan yang sudah ditetapkan, ya harus kita jalankan,” tukas orang nomor 1 di jajaran Pemkab Manokwari ini.

Ditegaskan Mandacan, pihaknya tidak bisa melawan putusan untuk memberhentikan yang sudah dikeluarkan pusat dan mendukung keputusan itu sebagai bentuk efek jera terhadap ASN di lingkungan Pemkab Manokwari.

“Kita harus mendukung untuk bisa memberikan efek jera kepada ASN agar bekerja dengan ekstra hati-hati,” ujar Bupati.

Untuk memastikan informasi itu, ia mengaku akan melakukan kroscek ke Inspektorat guna memastikan apakah ada ASN di lingkungan Pemkab Manokwari yang terjerat kasus korupsi.

“Kita nanti harus cek ke Inspektorat lagi, karena nama-nama semua sudah ada dari kementerian dan pasti sudah dikirim, tinggal nanti dicek kira-kira berapa dari Kabupaten Manokwari yang terjerat kasus korupsi itu,” tukas Mandacan.

Pada kesempatan itu, Bupati berharap para calon pegawai negeri sipil yang sebentar lagi mengikuti seleksi CPNS berhati-hati, jangan sampai pada waktunya menjadi pegawai, terjerat kasus korupsi.

Berdasarkan catatan Tabura Pos, terdapat 59 ASN di Provinsi Papua Barat yang tersangkut kasus korupsi sesuai keputusan bersama Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Menteri Dalam Negeri, dan Badan Kepegawaian Nasional (BKN).

Kepala Inspektorat Provinsi Papua Barat, Sugiyono pun membenarkan bahwa ada 59 ASN di Provinsi Papua Barat yang tersangkut kasus korupsi, dimana 41 orang di tingkat kabupaten dan kota, sedangkan 18 orang di tingkat Provinsi Papua Barat. [CR47-R1] 

Dibaca 461 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.