Pelaku KDRT Terancam Pidana | Pasific Pos.com

| 17 July, 2019 |

Kanit PPA Polres Merauke, Bripka Welda Latuperisa, Saat Memberikan Materi Sosialisasi Pencegahan Kasus KDRT. (foto:Ist) Kanit PPA Polres Merauke, Bripka Welda Latuperisa, Saat Memberikan Materi Sosialisasi Pencegahan Kasus KDRT. (foto:Ist)

Pelaku KDRT Terancam Pidana

Papua Selatan Penulis  Rabu, 19 September 2018 13:41 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

MERAUKE,ARAFURA,- Jika proses hukum berjalan terhadap pelaku kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), maka yang bersnagkutan bisa dikenakan sanksi pidana. Untuk hukuman penjara paling sedikit itu 4 bulan dan maksimal 20 tahun penjara. Kemudian, denda minimal 5 juta dan maksimal 500 juta.

“Periode Januari hingga Agustus 2018, kasus KDRT yang sudah kami proses yaitu lima kasus,”ungkap Kapolres Merauke, AKBP Bahara Marpaung,SH melalui Kanit PPA Polres Merauke, Bripka Welda Latuperisa, saat memberikan materi sosialisasi pencegahan kasus KDRT di Gereja GKI Ottow, selasa (18/9).


Dikatakan lebih lanjut, perempuan adalah mahluk ciptaan Tuhan yang harus dilindungi dan dikasihi, karena dia diciptakan dari tulang rusuk laki-laki. Jadi, perempuan itu bukan untuk dikerasin atau sebagai tempat pelampiasan oleh kaum laki-laki.


Karena itu, diharapkan kepada ibu-ibu jika menjadi korban KDRT oleh suaminya supaya jangan takut untuk segera melaporkan ke pihak yang berwajib. “Laporkan ke kami, Unit PPA Polres Merauke. Kami akan proses sesuai hukum yang berlaku,”tegasnya.


Sementara itu, sosialisasi Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga tersebut, dihadiri oleh sekitar 30 orang jemaat Gereja GKI Ottow.

Dibaca 171 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.