Papua Tolak Tes CPNS Secara Online | Pasific Pos.com

| 15 November, 2018 |

Demo puluhan Mahasiswa dari wilayah pegunungan Papua menolak penerimaan CPNS melalui sistem online di Kantor Gubernur, Senin(16/9/2018). Demo puluhan Mahasiswa dari wilayah pegunungan Papua menolak penerimaan CPNS melalui sistem online di Kantor Gubernur, Senin(16/9/2018).

Papua Tolak Tes CPNS Secara Online

Headline Written by  Senin, 17 September 2018 18:16 font size decrease font size increase font size 0
Rate this item
(0 votes)

JAYAPURA,- Puluhan Mahasiswa dari wilayah pegunungan Papua menolak penerimaan CPNS melalui sistem online.

"Kita menolak secara tegas rekrutmen CPNS dengan pola seperti ini. Khususnya di wiayah Pegunungan Papua,”ungkap Kordinator Aksi Demo, Iru Kwak disela-sela aksi demo di Kantor Gubernur, Senin(16/9/2018).


Para mahasiswa meminta pemerintah provinsi Papua segera mengambil kebijakan berdasarkan Undang undang nomor 21 2001 tentang otonomi khusus.


“kami minta penerimaan CPNS 2018 kembali ke sistem manual. Jika aspirasi kami tidak direalisasikan, maka kami akan berupaya keras untuk menggagalkan penerimaan CPNS secara online,” tegasnya dihadapan Sekretaris Daerah Provinsi Papua, Hery Dosinaen dan Asisten I Sekda Provinsi Papua, Doren Wakerkwa.


Iru Kwak menambahkan, penerimaan CPNS di Papua secara online tidak memberikan jaminan buat anak-anak Papua, khususnya di wilayah pegunungan. Apalagi, infrastruktur jaringan telekomunikasi belum merata di wilayah pegunungan.


“pemerintah kabupaten di wilayah pegunungan jaringan belum bagus. Selain itu, kekurangan komputer, sehingga kalau penerimaan sistem online, maka harus ke Jayapura naik pesawat hanya untuk ikut tes,” bebernya.


Sementara Sekretaris Daerah Provinsi Papua, Hery Dosinaen menyampaikan, dirinya sudah melakukan komunikasi dengan pihak Majelis Rakyat Papua (MRP) untuk meminta waktu agar duduk bersama membahas berbagai masalah terkait penerimaan CPNS di Papua.


“Kita perlu duduk bersama lebih dulu untuk mengambil langkah-langkah kongkrit.Tetapi yang jelas ini ada stetmen dari bapak Gubernur tentang penerimaan IPDN yang mana ini juga tidak berbeda jauh dengan penerimaan CPNS di Papua,”ujar Sekda.


Menurut Sekda, apa yang sudah dprejuangan oleh para mahsiswa tersebut memang sudah ada didalam perhatian khusus bapak Gubernur, bahkan pihaknya sudah memperjuangan selama ini.


“Inilah perjuangan semua, pada prinsipnya kita akan berkerja terus untuk memperhatikan serta memperjuangkan apa yang menjadi hak-hak masyarakat Papua, sehingga kita minta agar mahsiswa ini jangan terprovokasi dengan isu-isu yang tidak benar diluar,”terang Sekda.


Sekda mengatakan, aspirasi dari para mahasiswa pegunungan sudah mewakili aspirasi dari seluruh Kabupaten/Kota. “Yang jelas kami di Pemprov akan memperjuangkan dan bapak Gubernur sangat intens untuk melihat hal-hal seperti ini, tentu ada hal teknis yang perlu kami lakukan dalam waktu dekat ini bersama antara MRP, DPR Papua dan Pemerintah Provinsi Papua untuk membahas hal-hal ini,”tambah Sekda.

Read 497 times

Leave a comment

Make sure you enter all the required information, indicated by an asterisk (*). HTML code is not allowed.