Oknum ASN yang Lakukan Pungli, Wabup : Serahkan Penindakan ke Tim Saber Pungli | Pasific Pos.com

| 25 September, 2018 |

Wakil Bupati Jayapura, Giri WIjayantoro. Wakil Bupati Jayapura, Giri WIjayantoro.

Oknum ASN yang Lakukan Pungli, Wabup : Serahkan Penindakan ke Tim Saber Pungli

Kabupaten Jayapura Penulis  Jumat, 14 September 2018 15:00 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

SENTANI - Wakil Bupati (Wabup) Jayapura, Giri Wijayantoro mengaku untuk melakukan penindakan terhadap satu oknum ASN Kelurahan Sentani Kota, Distrik Sentani berinisial M yang diamankan dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) Pungutan Liar (Pungli) itu diserahkan kepada Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Provinsi Papua, yang berhasil mengamankan oknum ASN tersebut.

Kalau untuk penindakannya itu ada di Tim Saber Pungli, karena pastinya mereka yang bertindak. Akan tetapi, kalau di pemerintah daerah hanya melakukan pembinaan.


Yakni, kita tidak mencari kesalahan-kesalahan namun hanya membina bagaimana semuanya kita bisa berpemerintahan dengan baik. Jadi, penindakannya tidak di pemerintah daerah, kata Wabup Giri ketika dikonfirmasi terkait OTT Tim Saber Pungli Provinsi Papua, yang mengamankan satu oknum ASN Kelurahan Sentani Kota, Distrik Sentani berinisial M, Kamis (13/9) di depan ruang kerjanya, Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah, Sentani, Kabupaten Jayapura.


Ketika disinggung terkait sanksi administrasi yang bisa diberikan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Jayapura, Giri Wijayantoro mengaku masih jauh kalau untuk pemberian sanksi terhadap oknum ASN tersebut, karena kalau berbicara hukum itu pihak pemerintah daerah tidak berada pada posisi yang memberikan penindakan melainkan memberikan pembinaan.


Itu masih jauh untuk (memberikan) sanksi. Karena kalau kita bicara hukum itukan pemerintah daerah tidak pada posisi penindakan, tapi melakukan pembinaan. Nanti untuk penindakannya itu ada Tim Saber Pungli dan Kepolisian. Jadi, jangan kita masuk wilayahnya tim, jelasnya.


Sementara ketika disinggung apakah ada sanksi terberat yang bisa diberikan kepada internal ASN sebagai efek jera agar bisa menjadi contoh bagi ASN lain, Giri memastikan akan ada pemberian sanksi terberat.


Yang pasti ada toh. Selama ini dengan adanya pergeseran-pergeseran itukan diantaranya untuk membuat suasana baru yang lebih baik lagi. Kalau pemerintah daerah ini membiarkan, ya itu tidak boleh. Pasti ada penindakan-penindakan yang bersifat disiplin. Dengan adanya pergeseran-pergeseran yang selama ini kita lihat itu karena pembinaan, tukasnya.


Sebelumnya Tim UPP Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Provinsi Papua, berhasil mengamankan seorang aparatur sipil negara (ASN) karena diduga melakukan pungutan liar (Pungli).


Memang dilakukan operasi tangkap tangan (OTT) oleh Tim UPP Saber Pungli Provinsi Papua, yang ditangani langsung oleh Direktorat Kriminal Khusus terkait penangkapan di Kantor Kelurahan, kata Kapolres Jayapura, AKBP Victor Dean Makcbon, S.H. S.IK., M.H., M.Si, saat ditanya wartawan usai menghadiri acara Hari Jadi Kota Sentani ke-49, di Aula Lantai II Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah, Sentani, Kabupaten Jayapura, Kamis (13/9) siang.


Oknum ASN berinisial M itu adalah pegawai salah satu kelurahan di Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura. Pengungkapan kasus ini berdasarkan laporan masyarakat terkait dugaan pungutan liar (Pungli).


Oknum tersebut diduga melakukan pungutan liar terkait pengurusan pelayanan surat-surat berharga dan lainnya di salah satu Kantor Kelurahan di Distrik Sentani.


Nah, ini tentunya juga kita dari Polres Jayapura sudah selalu mensosialisasikan dan menyampaikan untuk tidak melakukan kegiatan-kegiatan yang di luar aturan atau kegiatan yang sifatnya melakukan pungutan-pungutan liar yang tidak ada aturannya, kata Kapolres Victor seraya menambahkan selain mengamankan oknum ASN berinisial M, juga dilakukan pemeriksaan terhadap seorang saksi dalam kasus OTT Saber Pungli di salah satu Kantor Kelurahan tersebut.


Dengan adanya kejadian ini, kita juga berharap tidak ada lagi yang melakukan kegiatan-kegiatan pungutan liar (Pungli) di tempat-tempat yang menjadi pelayanan publik, harap AKBP Victor.

Dibaca 56 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.