STIE Mah-Eisa Wisuda 156 Mahasiswa | Pasific Pos.com

| 21 July, 2019 |

STIE Mah-Eisa Wisuda 156 Mahasiswa

Papua Barat Penulis  Senin, 20 Agustus 2018 07:15 0
Beri rating artikel ini
(1 Voting)

Manokwari, TP – Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Mah-Eisa angkatan ke-9 Tahun Akademik (TA) 2017/2018 mewisuda  156 mahasiswa/i di Valdos Hotel, Manokwari, Sabtu (18/8) pukul 15.00 WIT.

Ketua senat STIE Mah-Eisa Theodorus Herin mengatakan, Wisuda sarjana STIE dibawah naungan yayasan caritas Papua. Ia melaporkan perkembangan terkini sejak wisuda terakhir (21/4) yakni; sumber daya manusia (SDM), dosen NIDN/NIDK/NUP. Menurut Herin, Pengajuan dosen NIDK sebanyak 20 orang sementara diproses. Pengajuan dosen NIDN/NIDK sebanyak 5 orang sementara diproses. Dosen NUP ada 10 orang, sementara pengajuan untuk kuliah S2 Manajemen sebanyak 3 orang, dan S2 Akuntansi sebanyak 6 orang.

Jurnal MBA kata dia, sementara berproses, yakni Jurnal Internasional Online Mansinam Economic Review. Program studi manajemen, menyelesaikan kuliah dalam kurun waktu 4,5 tahun. Sedangkan untuk Program Studi (Prodi) Akuntansi ada 78 orang yang sudah menyelesaikan studi namun belum diwisuda karena menunggu proses akreditasi Prodi Akuntansi.

Stie Mah-Eisa menerima mahasiswa baru tahun akademik 2018/2019 untuk 3 kelas dengan jumlah sebanyak 129 orang, dimana sebagian besar telah mengikuti PKKMB dan sebanyak 125 orang dan 4 orang izin. Paduan Suara Caritas Coral Stie Mah-Eisa dalam ajang Pesparawi Nasional Manokwari 15-18 Juli 2018 Musica RS meraih medali gospel, sementara gospel atau spiritual meraih medali gospel.

Ia berpesan jadilah sarjana yang berguna, yang rendah hati, orang cerdik pandai, orang pintar, orang cerdas semestinya terhindar dari kesombongan, kepongahan hati, egois berkelebihan, ingin menang sendiri, dan jadilah orang bijak yang diselimuti kebijaksanaan seperti raja Salomo, karena orang yang bijak tak pernah berhenti belajar seperti pepatah Inggris a lot of education, orang bijak seyogyanya berkontribusi bagi kehidupan ini yang bermakna bagi diri sendiri, kepada komunitas almamater, bangsa dan Negara.

Dikatakannya, agar hidupmu bermakna maka, dengan ilmu dan pengetahuan yang diraih, dalam mengemban ilmu ekonomi manajemen dan akuntansi, walaupun ibarat setitik air dalam samudera namun diyakini bahwa itu menjadi landasan untuk kesuksesan dalam hidup dan bermakna dalam kehidupan. “Ingatlah dan camkanlah bahwa keberhasilan yang kini diraih bukan sekedar usaha wisudawan/i bahkan banyak orang yang turut berkontribusi, seperti kedua orangtua, suami, istri, anak, saudara dan kenalan, yang membantu dan mendorong selama 4 – 5 tahun dalam mengenyam pendidikan d Stie Mah-Eisa” tandasnya.

Ia juga berpesan agar wisudawan/i selalu mengingat motto alamamater tercinta yang berbunyi Sentiarum et procasion et caritatum est yang artinya ilmu pengetahuan untuk kesejahteraan dan cinta kasih, dimana hidup mahasiswa harus bermakana dan ilmu pengetahuan untuk kebaikan kemaslahatan umat manusia, dalam prestasi kebaikan.

Menanggapi apa yang dikatakan oleh Jeremy Bekam “Berikanlah kebahagiaan sebanyak – banyaknya kepada orang sebanyak – banyaknya juga itulah makna hakiki dari hidup ini. ia juga manyampaikan penghargaan stinggi-tingginya kepada orangtua, suami, istri, atau kerabat lainnya yang telah memberikan ruang dan perhatian kepada wisudawan/i dan sekaligus juga perhatian dan dukungan kepada alamamater tercinta.

Terima kasih kepada gubernur Papua Barat, Lembaga layanan dikti, ketua DPR Proivinsi Papua Barat, ketua Majelis Rakyat Papua (MRP) wilayah Papua Barat, Bupati dan jajaran pemerintah Kab. Manokwari, pimpinan DPRD Kab. Manokwari, pimpinan DPRD, Pimpinan perusahaan swasta, tokoh adat, tokoh agama, tokoh perempuan, tokoh pemuda serta undangan yang telah meringankan langkah dan meluangkan waktunya untuk hadir.

Gubernur Papua Barat melalui asisten setda Sawaki mengucapkan selamat kepada wisudawan/I. ia mengharapkan agar ilmu yang telah dipelajari di kampus dapat diejahwantahkan dan memberi manfaat untuk kepentingan masyarakat Papua Barat.         

Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah IV Papua dan Papua Barat Dr. Suriel S. Mofu, S.Pd., M.Ed., TEFL., M.Phil (Oxon) menyampaikan selamat dan suskes kepada wisudawan/i yang telah diwisuda. Gelar sarjana ekonomi Stie sama dengan gelar yang diberikan oleh Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di seluruh Indonesia. Dahulu Perguruan Tinggi Swasta (PTS) selalu melalui ujian – ujian Negara yang sering dicover oleh para dosen dari PTN. Tapi kemarin sudah tidak lagi karena PTS juga memiliki para dosen yang telah memenuhi kualifikasi. Para dosen swasta memiliki jabatan fungsional akademik atau kepangkatan akademik, mulai dari asisten ahli, rektor dan kepala. jabatan – jabatan ini memungkinkan seorang dosen untuk memberikan kuliah dan ujian, jika tidak punya jabatan akademik maka tidak boleh memberi kuliah, sesuai dengan aturan pendidikan di Indonesia.

Stie Mah-Eisa punya para dosen yang memiliki kualifikasi itu, oleh sebab itu berhak untuk memberikan ujian. Ketika para lulusan akan diwisuda maka dicek namanya satu per satu, sudah sesuai dan  memenuhi SKS atau tidak. Yang berikan ujian punya pangkat susunan akademik atau tidak, jika tidak maka namanya akan dicoret, jadi PTS berjalan sesuai aturan. Sekarang kualitas PTS jauh lebih baik, meski masih ada kekurangan.      

Wakil winisuda Juliana Vinsen Mandacan mengatakan, wisudawan/i mengalami sukacita yang luar biasa karena perjungan untuk memperoleh gelar kesarjanaan akhirnya tercapai. Bisa meraih cita – cita yang mulia dan berkontribusi bagi kehidupan, setelah beberapa tahun terakhir berjalan tertatih – tatih.

Lebih lanjut dikatakannya, winisuda patut berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung dan membantu semua proses. berterima kasih kepada orangtua yang telah mewujudkan impian winisuda. Jangan pernah putus asa, jangan pernah menyerah, berterima kasih kepada bapak dan ibu dosen yang telah membimbing selama 4 tahun, segenap karyawan Stie Mah-eisa yang telah melayani dengan tulus dan memberikan dukungan kepada winisuda selama menjalani proses pendidikan di Stie. ia juga berterima kasih kepada teman – teman kuliah, sahabat, dan semua pihak yang telah rela berkorban untuk membantu dalam menyelesaikan pendidikan di Stie.

Ada 3 hal yang dipetik selalma proses dalam ketekunan menjalankan perkuliahan selama ini yakni; tekad yang kuat, strategi yang terarah, dan kedekatan kepada Tuhan agar membentuk idealisme wisudawan/i dengan cara – cara yang baik, niat dan tekad yang baik, pasti meraih impian. Serahkan semua kepada Tuhan maka semua perjuangan akan diberkati olah Tuhan yang maha esa. Walau berat jangan pernah takut hari esok jika bisa memenangkan hari ini dengan semangat yang luar biasa.  [CR-48]

Dibaca 506 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX