Kehadiran ASN kembali Mendapat Sorotan | Pasific Pos.com

| 16 November, 2018 |

Kehadiran ASN kembali Mendapat Sorotan

Papua Barat Written by  Kamis, 16 Agustus 2018 22:09 0
Rate this item
(0 votes)

Manokwari, TP – Tingkat kehadiran ASN di lingkup Pemprov Papua Barat kembali mendapat sorotan. Jika sebelumnya Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Muhammad A. Tawakal menyoroti banyaknya ketidakhadiran ASN, kali ini Asisten I Setda Papua Barat, Musa Kamudi.

Sorotan itu disampaikan Musa Kamudi ketika menjadi inspektur upacara pada apel di halaman kantor Gubernur Papua Barat, Senin (13/8).

Menurut Kamudi, meski sudah ada Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP), tingkat kehadiran ASN masih rendah. Bahkan, masih ada sejumlah OPD yang ketidakhadiran ASN-nya masih banyak.

“Padahal ada beberapa kebijakan yang kita lakukan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan ASN melalui TPP. Diharapkan tingkat kehadiran ASN lebih baik,” sebut Musa Kamudi, Senin (13/8).

Sebelumnya, Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Muhamad A. Tawakal ketika sebagai pembina apel Senin (6/8) juga menyoroti kehadiran ASN lingkup Pemprov Papua Barat. Sesuai pengamatannya, tingkat kehadiran ASN sesuai absensi yang dibacakan tidak mencapai 50 persen.

“Untuk itu, saya harapkan kepada para ASN sekalian ikuti apa yang menjadi ketentuan aturan yang ditetapkan oleh pemerintah. Kita harus melaksanakan tugas sesuai tugas pokok dan fungsi (tupoksi), disiplin kita tegakkan, amanat UU sudah jelas yaitu UU Nomor 5 Tahun 2014 sudah ditegaskan terkait dengan ASN yang sudah ditetapkan oleh negara,” tegasnya.

Soal kehadiran ASN, menurut Tawakal, dirinya lebih menyoroti Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan Papua Barat terkait dengan pelayanan kepada masyarakat. Kedua OPD tersebut, meski jumlah ASN cukup banyak, namun kehadirannya di bawah 50 persen.

Disamping kehadiran saat apel, kehadiran ASN pada kegiatan Pemprov Papua Barat juga tak luput dari sorotan. 

Sebagai ASN pemprov harusnnya menjadi contoh untuk kegiatan yang dilaksanakan oleh Pemprov Papua Barat. Namun sayangnya, dari evaluasi dari kegiatan yang diprakarsai oleh Pemprov  Papua Barat, banyak ASN yang absen.

Musa Kamudi mencontohkan, kegiatan jalan santai dalam rangka kampanye Gerakan Masyarakat Hidup Sehat, Sabtu (11/8), dari seribu lebih ASN Pemprov, hanya 10-11 ASN saja yang hadir.

“Jalan santai itu kita hitung dari sekian ribu ini, ASN yang hadir hanya 10 atau 11 orang. Sangat memprihatinkan. Padahal, pada acara jalan santai itu Pak Gubernur sebelum jam 6 pagi saja sudah menunggu di tempat start,” ungkapnya.

Mengantisipasi kejadian serupa, Musa Kamudi melaksanakan gladi kotor dan gladi bersih upacara penaikan dan penurunan bendera memperingati HUT ke 73 Kemerdekaan RI 17 Agustus mendatang, setiap OPD mengirim lima perwakilan.

“Jadi kita sudah sepakat bahwa nanti untuk kegiatan-kegiatan itu masing-masing OPD menunjuk perwakilan lima orang, nanti pemberitahuan tertulis akan disampaikan kemudian,” tukasnya. [CR44-R3] 

Read 271 times

Leave a comment

Make sure you enter all the required information, indicated by an asterisk (*). HTML code is not allowed.