Pesawat Dimonim Ditemukan, Satu Anak Selamat 8 Orang Tewas | Pasific Pos.com

| 16 November, 2018 |

Nampak kondisi pesawat Dimonim Air PK-HVC yang berhasil ditemukan. Nampak kondisi pesawat Dimonim Air PK-HVC yang berhasil ditemukan.

Pesawat Dimonim Ditemukan, Satu Anak Selamat 8 Orang Tewas

Headline Written by  Minggu, 12 Agustus 2018 18:00 font size decrease font size increase font size 0
Rate this item
(0 votes)

Pesawat Diduga Menabrak Gunung Menuk

 

Oksibil, - Jumaidi siswa kelas 5 SD ditemukan dalam kondisi selamat sementara 8 orang lainnya dinyatakan meninggal dunia, pada kecelakaan pesawat Demonim Air yang terjadi Sabtu (11/8) kemarin.

Dandrem 172/PWY yang dihubungi melalui telephon selulernya Minggu (12/8) mengatakan , penemuan pesawat ini berkat informasi dari Modestus Kakiar Madin (22 tahun) yang melihat saat pesawat melintas dan mendengar suara ledakan. "Benar telah ditemukan, dan tim telah berhasil mengevakuasi satu anak yang masih hidup," ujar Kol. Binsar P. Sianipar.


"Sementara itu titik koordinat jatuhnya pesawat pertama kali ditemukan pesawat Dimonim Air PK-HVC pada pukul 06.15 WIT. Pada koordinat 04 derajat 51’ 07” Lintang Selatan dan 140 derajat 35’ 94” BT yang berada di ketinggian 6500 feet,” ujar Binsar Sianipar.


Sementara itu Dandramil Oksibil , Kapt. Inf. Aprin yang dihubungi melalui telephon Minggu pagi, mengatakan saat ini dirinya beserta tim masih berada di lokasi jatuhnya pesawat. " Tim terdiri dari 17 personil TNI, 18 personil Polri, 5 dari pemerintah daerah dan puluhan masyarakat turut membantu," ujar Kap. Inf. Aprin sang Dandramil.


Aprin menjelaskan pula, tim berangkat dari kota Oksibil sekitar pukul 05.30 WIT dengan menggunakan kendaraan mobil. Setiba di kampung Oktamen atau ujung jalan semua kendaraan parkir dan tim melakukan pendakian gunung Menuk kurang lebih selama dua jam. "Kami turun diujung jalan, dan berjalan kaki mendaki selama kurang lebih dua jam. Kami menemukan seorang anak dalam kondisi hidup dan langsung mengevakuasi yang bersangkutan ke RSUD Oksibil," ujar Kapt. Aprin.


Aprin mengatakan , proses evakuasi ini tergolong sangat cepat mengingat kondisi wilayah yang sulit.
“Kondisi pesawat hancur. Dan saat ini semua jenasah telah berhasil di evakuasi ke RSUD Oksibil," ujar Aprin.


Pangdam Cenderawasih Sampaikan Belangsungkawa


Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI George Elnadus Supit menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga korban yang meninggal dalam insiden kecelakaan pesawat ini.


“Pangdam Cenderawasih juga menyampaikan apresiasi kepada Tim SAR gabungan dari BNPP, TNI, Polri, dan masyarakat yang telah bekerja cepat menemukan pesawat naas ini,” ujar Wakapendam XVII/Cenderawasih Letkol. Dax Sianturi.


Seperti diberitakan sebelumnya, Pesawat Dimonim Air jenis PAC P-750 XSTOL registasi PK-HVQ yang dipiloti Leslie Sevuve (warga negara PNG) dan Copilot Wayan Sugiarta, hilang kontak dalam penerbangan dari Bandar Udara Tanah Merah, Kabupaten Boven Digoel menuju Bandar Udara Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Sabtu (11/8/2018) kemarin.


Pesawat naas ini mengangkut 7 orang penumpang terbang dari Tanah Merah pada pukul 13.42 WIT dan rencananya mendarat di Bandar Udara Oksibil pada pukul 14.20 WIT. Petugas Tower Bandara Oksibil melakukan komunikasi terakhir dengan kru pesawat pada pukul 14.17 WIT dan pada pukul 15.10 WIT pesawat ini dinyatakan hilang kontak.


Berikut nama kru dan penumpang yang berada diatas pesawat Dimonim Air PK-HVQ berdasarkan manifes pesawat di Bandar Udara Tanah Merah, yakni Pilot Leslie Sevuve (Warga Negara Papua Nugini) dan Copilot Wayan Sugiarta. Penumpang, yakni Sudir Zakana, Martina Uropmabin, Hendrikus Kamiw, Lidia Kamiw, Jamaludin, Naimus, dan Jumaidi.

Read 203 times

Leave a comment

Make sure you enter all the required information, indicated by an asterisk (*). HTML code is not allowed.