Pembangunan Pariwisata Papua Barat Butuh Kerja Sama Pemda, Masyarakat, dan Investor | Pasific Pos.com

| 19 April, 2019 |

Pembangunan Pariwisata Papua Barat Butuh Kerja Sama Pemda, Masyarakat, dan Investor

Papua Barat Penulis  Selasa, 31 Juli 2018 12:26 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Manokwari, TP – Pembangunan pariwisata di Provinsi Papua Barat butuh kerja sama antara pemerintah daerah, masyarakat, dan investor serta dukungan dana. Jika kerja sama tiga pihak itu berjalan dengan baik ditambah dukungan dana, maka pengembangan pariwisata di Papua Barat akan berjalan dengan baik.

Demikian dikatakan Kepala Dinas Pariwisata Papua Barat, Yusak Wabiya kepada wartawan di kantor Gubernur Papua Barat, Senin (30/7).

Dia mengatakan, Papua Barat kaya akan potensi wisata, baik wisata alam, buatan, budaya, maupun wisata minat khusus. Akan tetapi, untuk membangun dan mengembangkannya butuh dana yang banyak. Selain biaya, juga butuh dukungan masyarakat lokal di sekitar objek wisata. Selain itu, butuk kerja sama dengan pihak dalam hal ini investor.

“Jadi membangun pariwisata bukan semata tugas pemerintah, tapi tugas masyarakat dan investor juga. Kalau ketiga pihak ini sudah terlibat di dalam pengelolaan pariwisata dan didukung dengan dana, maka pariwistaa di Papua Barat bisa dikembangkan,” sebutnya.

Menurut dia, mesti ada keberpihakan dari pemerintah daerah untuk mengembangkan sektor pariwisata. Sebab sektor pariwisata merupakan sektor yang jika dikembangkan dengan baik akan menjadi salah satu sumber keuangan negara yang besar selain gas. Jika di daerah, pariwisata merupakan salah satu sumber PAD yang besar untuk menunjang APBD dan membuka lapangan kerja bagi masyarakat untuk meningkatkan ekonomi.

“Tapi untuk mau membangun apa-apa itu saya belum bisa bicara apa-apa karena belum masuk di kantor. Yang jelas, apa yang sudah dilakukan oleh kepala dinas terdahulu akan kita tingkatkan dan apa yang belum dilakukan itu yang kita akan lakukan,” tegasnya.

Soal apakah pengembangan potensi pariwisata di Kabupaten Pegunungan Arfak (Pegaf) dan Teluk Wondama digabung dengan rencana pengembangan pariwisata Papua Barat secara keseluruhan, Wabiya mengatakan, kalau Pegaf dan Wondama serta beberapa daerah di Papua Barat kemungkinan besar oleh pejabat terdahulu sudah diprogramkan.

“Nanti akan dilihat, jika sudah termuat dalam rencana strategis (renstra), maka akan dikembangkan. Tapi jika belum, akan diupayakan untuk diangkat dengan mempertimbangkan kondisi keuangan daera,” tukasnya. (CR44) 

Dibaca 224 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX