Kariadi dan Abdullah Masuk Dalam Katergori Perbaikan Kedua | Pasific Pos.com

| 22 February, 2019 |

Kariadi dan Abdullah Masuk Dalam Katergori Perbaikan Kedua

Papua Barat Penulis  Jumat, 27 Juli 2018 12:03 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Manokwari, TP - "rapat terbuka yang dipimpin oleh Yotam Senis selaku komisioner KPU Papua Barat divisi Hukum dalam rangka penarikan sampel guna melakukan verifikasi ulang terkait syarat dukungan dari kedua pasangan calon DPD RI yang masih berstatus BMS, diantaranya Kariadi dan Abdullah Manaray(Belum Memenuhi Syarat), KPU Provinsi Papua Barat, Kamis (26/07).

"Penarikan sampel ini sama seperti yang pernah dilakukan dalam proses verifikasi syarat dukungan pada tahap awa dimana masing-masing calon mencabut nomor urut yang sudah disiapkan masing-masing amplop, kemudian sampel itu menentukan kelipatan berdasarkan nomor urut  yang dicabut. sampling diambil berjumlah 10%.

Sesuai peraturan KPU dalam tahapan verifikasi awal terkait syarat dukungan  bahwa Kariadi dan Abdullah Manaray belum memenuhi syarat dukungan (BMS) namun masih diperkenankan untuk mendaftarkan diri sebagai bakal calon DPD RI, oleh karena itu sesuai tahapan KPU, Kariadi dan Abdulah Manaray masih diberi ruanga untuk memenuhi syarat dukungan tersebut. terkait hal itu, Yotam Sonis mengingatkan kepada kedua pasangan calon bahwa "perbaikan dokumen hanya dilakukan sekali. karena itu, jika nantinya dalam proses penelitian berkas calon dan hasil verifikasi faktual masih belum memenuhi syarat maka itu akan dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS). dengan itu, tidak lagi masuk dalam daftar calon sementara." jelasnya.

"kami mengharapkan kerja sama dari calon dimana dalam melakukan verifikasi faktual nanti,setiap Operator/LO di Kabupaten yang dijadikan sampling, bernar-benar aktif untuk menghadirkan sejumlah orang yang dijadikan sampel, sehingga orang-orang yang dijadikan sampel ini dapat ditemui oleh KPU kabupaten/kota dan menyakinkan bahwa mereka telah memberikan dukungan kepada para bakal calon sehingga nantinya tidak akan mengganggu syarat pencalonan."tambah Yotam Senis.

"untuk saat ini Abdullah Manaray dan Kariadi dalam pencalonan masih bersifat belum memenuhi syarat (BMS) karna syarat dukungan ini harus diperbaki" ungkap Yotam Senis dalam rapat terbuka tersebut.

"kepada Abdullah Manaray, Yotam Senis mengatakan bahwa berdasarkan penelitian administrasi atas syarat dukungan berdasarkan data yang ada bahwa jumlah dukungan minimum 1000, kemudian jumlah minimun  sebaran di 7 kabupaten/kota, jumlah dukungan MS (memenuhi syarat) pada tahap awal perbaikan satu berjumlah 503 KTP dukungan, jumlah MS (memenuhi syarat) pada tahap kedua berjumlah 701, jadi total MS (memenuhi syarat) pada tahap pertama dan kedua berjumlah 1204 dan belum masuk dalam verifikasi faktual untuk tahap perbaikan kedua. Oleh karena itu perlu saya sampaikan supaya jumlah ini tidak sampai pada berkurang hingga 1000. Pinta Yotam Senis.

"semntara untuk Kariadi, jumlah MS (memenuhi syarat) pada tahap satu berjumlag 936, jumlah MS (memenuhi syarat) pada tahap perbaikan kedua berjumlah 300 dari total dukungan 492. sehingga total dukungan berjumlah  1236 KTP.

terkait banyaknya syarat dukungan yang diperoleh dari masing-masing bakal calon yang nantinya dalam proses penelitian syarat dukungan kemudian berkurang, Yotam Senis menjelaskan bahwa, "alasan mengapa dukungan ini berkurang dikarenakan masih ditemukan KTP nasional sehingga KTP tersebut secara sistem tidak terbaca dalam DPT. sementara yang termua t dalam DPT adalah KTP elektronik. kemudia berkaitan dengan pekerjaan. secara otoomatis pekerjaan akan terdeteksi mana kala KTP bersangkutan berstatus PNS dan TNI - Polri." jelasnya. [CR47] 

Dibaca 225 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.