Mendagri Batal ke Maybrat | Pasific Pos.com

| 20 October, 2018 |

Mendagri Batal ke Maybrat

Papua Barat Penulis  Sabtu, 21 Juli 2018 07:48 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Manokwari, TP - Mendagri, Tjahjo Kumolo tidak bisa menghadiri penyelesaian perdamaian adat penetapan ibu kota Kabupaten Maybrat serta Kebangkitan Kebangunan Rohani (KKR) di Kabupaten Maybrat, hari ini, Sabtu (21/7).

Menurut Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, terkait agenda ini, Mendagri yang sebelumnya dijadwalkan hadir, tidak bisa datang karena ada hal penting yang tidak bisa ditinggalkan.

Meski Mendagri tidak bisa hadir, tetapi Gubernur, Pangdam XVIII Kasuari, Mayjen TNI Joppye O. Wayangkau, Kapolda Papua Barat, Brigjen Pol Rudolf A. Rodja, dan unsur forkopimda Papua Barat, tetap menghadiri kegiatan di Maybrat, hari ini.

“Katanya ada banyak kegiatan yang tidak bisa ditinggalkan, tetapi saya dan forkopimda tetap diminta menjalankan agenda yang sudah disepakati,” ujar Mandacan kepada para wartawan di Audotorium TP PKK, Arfai, Manokwari, Jumat (20/7).

Ditegaskan Gubernur, tanpa Mendagri, dirinya dan forkopimda tetap akan menjalankan simulasi agenda perdamaian adat, kemudian hasilnya akan dilaporkan ke Mendagri, kemudian bisa dijadwalkan agenda berikut untuk kunjungannya ke Maybrat.

Mantan Bupati Manokwari ini menambahkan, dirinya sudah berkoordinasi dengan Bupati Maybrat, Bernard Sagrim tentang rencana kunjungan forkopimda dan masyarakat sudah siap menyambut kedatangan rombongan.

“Informasinya memang Bupati saat ini ada di Jakarta untuk bertemu Mendagri guna mengkoordinasikan agenda ini. Kita harapkan Bupati hadir pada acara simulasi perdamaian adat nanti, tapi kalau tidak pun, tidak menjadi persoalan,” tukasnya.

Dia menuturkan, sebagai penyelenggara pemerintahan di daerah, apa yang menjadi amanat Mendagri akan tetap dijalankan, tetapi jika mendapat penolakan dari jajaran pemerintahan di bawah, maka akan ada sanksinya. [BOM-R1] 

Dibaca 370 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.