Gubernur Pesan Tinggalkan Kebiasan Suka Miras | Pasific Pos.com

| 16 August, 2018 |

Gubernur Pesan Tinggalkan Kebiasan Suka Miras

Papua Barat Penulis  Sabtu, 21 Juli 2018 07:42 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Manokwari, TP – Sebanyak 14 pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat telah dilantik oleh Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, di Gedung Audotorium PKK, Jumat (20/7).

Diantarannya adalah Drs. Muhammad A. Tawakal sebagai staf ahli Gubernur bidang kemasyarakatan dan SDM. Reymond R. Hendrik Yap, SE. sebagai Asisten bidang administrasi. Dance Sangkek, SH. MM. sebagai Kapala Badan Perencanaan dan pembangunan daerah. Prof. Dr. Charly D. Heatubun, S.hut. Msi. Sebagai Kepala Badan Penelitian dan pengembangan.

Drs. Edward Nunaki M,si. sebagai Kepala Badan Pengembangan SDM. Elsina Y. Sesa. S.sos. MM. sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. Frans P. Istia, S.sos. MM. sebagai Kepala Dinas Komunikasi informatika persandian dan statistik.

Agustinus Kadakolo, SE. MM, sebagai Kepala Dinas perhubungan. Yusak Wabiya. S.sos. M.si. sebagai Kepala Dinas kebudayaan dan pariwisata. Ir. Rudy Y. Kabes M. Ec. sebagai Kepala Dinas ketahanan pangan.

Yakobis Ayomi, M.Si. dilantik sebagai Kepala Dinas Kelautan dan perikanan. Heri G. N. Saflembolo. ST.MT. sebagai Kepala Dinas pekerjaan umum dan penataan ruang. Agustinus M. Rumbino. S.IP. M.Si. sebagai Kepala Biro Pemerintahan dan Dr. Roberth K. R. Hammar. SH. M.Hum. MM. sebagai Kepala Biro Hukum. 

Pada kesempatan itu, Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan mengatakan, banyak yang dipanggil tetapi hanya sedikit yang dipilih dan Tuhan tetapkan untuk memimpin OPD di lingkungan Pemprov Papua Barat.

Gubernur menuturkan, mekanisme dalam proses seleksi jabatan selama ini sudah dilakukan secara terbuka dan competitive dengan merujuk pada undang-undang nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN).

Dimana dalam proses perekrutan dilakukan dengan memperhatikan berbagai syarat, seperti kompetensi, kualifikasi, kepangkatan, pendidikan dan pelatihan, rekam jejak jabatan dan integritas, serta persyaratan yang dianggap penting.

Untuk itu, dikatakannya, proses pelantikan pejabat esalon II hendaknya dapat dimaknai sebagai kepentingan organisasi dan bukan sekedar penempatan figur pejabat pada jenjang jabatan atau kepentingan tertentu.

Dikatakannya, untuk mewujudkan moto ‘bekerja dengan hati dan mempersatukan dengan kasih’ dibutuhkan pemimpin yang setia, mencintai tugas dan tanggung jawabnya, dan bekerja dengan penuh disiplin.

“Ketika hari ini anda dilantik sebagai pejabat maka harus tinggalkan kesenangan dunia, tinggalkan kebiasan suka minuman keras (miras), atau suka berada ditempat yang tidak layak sebagai pejabat,” imbau Gubernur pada acara pelantikan pejabat tinggi pratama, kemarin.

Lanjut dia, menjadi seorang pemimpin harus bias menjadi panutan yang baik kepada staf dan masyarakat di lingkungan sekitar, sehingga semua pekerjaan bisa berjalan dengan baik dan lancar.

Dirinya meminta, setelah menduduki kursi kepemimpinan nanti, setiap Kepala OPD harus dapat menjalankan dan menjabarkan tupoksinya dengan baik, sesuai dengan bidang tugas dari masing-masing OPD.

“Yang menjadi kenyataan saat ini, karena ada faktor keluarga sehingga penjabaran tupoksi di beberapa OPD menjadi berat sebelah, ini yang tidak boleh terjadi kepada pimpinan OPD yang baru dilantik,” tegas Gubernur.

Menurutnya, sekalipun ASN memiliki penghasilan yang kecil atau pas-pasan tetapi jika tugas dan tanggung jawab dilaksanakan dengan baik maka akan membawa berkah yang berlimpah.

“Saya berharap, pejabat yang dilantik hari ini hendaknya memiliki kemauan yang kuat untuk memiliki wawasan luas dan siap membantu pimpinan dalam merumuskan dan menentukan kebijakan sehingga menjadi roda gerak organisai,” harap dia.

Gubernur juga menegaskan, agar pejabat eselon II yang telah dilantik bisa mengoptimalkan perannya dalam pelaksanaan tugas dan fungsi masing-masing yang telah diamanatkan dengan sebaik-baiknya, dan tidak menyalahgunakan jabatan yang diberikan. [BOM-R3] 

Dibaca 192 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.