Duta Genre Papua Barat 2018 Diharapkan Bekerja Ekstra Keras | Pasific Pos.com

| 21 October, 2018 |

Duta Genre Papua Barat 2018 Diharapkan Bekerja Ekstra Keras

Papua Barat Penulis  Sabtu, 21 Juli 2018 07:41 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Manokwari, TP – Saat ini masih banyak remaja Papua Barat yang belum mengubah kebiasaan negatif, seperti mengkonsumsi minuman keras dan menggunakan obat-obatan berbahaya. Untuk itu, Duta Genre Papua Barat 2018 baik dari jalur masyarakat maupun jalur pendidikan diharapkan bekerja ekstra keras. Selempang dipakai sebagai Dutra Genre tidak hanya untuk menghias lengan, namun sebagai tanda tanggung jawab untuk menyebarkan virus-virus generasi berencana kepada para remaja lain di Papua Barat.

Hal itu dikatakan Duta Genre Papua Barat Tahun 2017 kepada Tabura Pos usai pemilihan Duta Genre Papua Barat Tahun 2018 di Hotel Swissbell, Manokwari, Jumat (19/7).

Duta Genre Papua Barat 2017 dari Jalur Pendidikan, Christina Recharda Rusyanti menuturkan, pada tahun 2017, ada sejumlah program yang dilaksanakan Duta Genre Jalur Pendidikan dan Jalur Masyarakat. Salah satunya yakni Genre Go Green dengan melakukan kegiatan sosial dengan membersihkan sampah di lingkungan masing-masing, seperti di sekolah dan di kampus.

Menurut alumni SMAN 2 Manokwari ini, setiap kegiatan yang dilaksanakan dibarengi degan sosialisasi agar generasi muda menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan. “Kami selalu mengajak teman-teman remaja di lokasi kegiatan dan teman-teman di sekolah untuk terlibat dalam setiap kegiatan yang dilaksanakan,” sebutnya.

Selain Genre Go Green, pihaknya juga telah melaksanakan program Genre Go to School. Namun, pihaknya mengalami kesulitan untuk melakukannya pada sekolah-sekolah yang jauh, seperti di Warmare dan Pasir Putih. “Itu kendalanya transportasi dan akomodasi, sehingga ditunda. Tapi kita semua duta sudah berembuk untuk melaksanakannya tahun ini,” tegasnya.

Dia mengemukakan bahwa bagi Duta Genre, semboyan yang dipegang adalah “Setahun Menjabat Seumur Hidup Menginspirasi”. Dengan demikian, para Dua Genre sebelumnya akan selalu membantu para Duta Genre yang baru.

Kepada Duta Genre terpilih, dia mengatakan bahwa selempang yang dipakaikan, tidak hanya untuk menghiasai lengan, tapi simbol menerima tanggung jawab untuk menyebarkan virus genre di mana pun berada dan kapan pun.

Semua pengetahuan dan pengalaman selama mengikuti pemilihan, mulai dari masa karantina sampai pemilihan, harus disebarkan kepada remaja-remaja lain agar bisa membawa Papua Barat ke arah yang lebih baik.

Semenara itu, Duta Genre Papua Barat 2017 dari Jalur Masyarakat, Roland Krey mengatakan, pada tahun 2017, pihaknya melakukan sosialisasi tentang generasi berecana ke tempat-tempat ibadah, seperti gereja dan masjid.

Selain itu, terjun ke masyarakat untuk mengetahui persoalan dan kendala yang dihadapi terkait penyelesaian persoalan generasi muda. Tak hanya itu, menurut dia, pihaknya juga melaksanakan Genre Menyapa, yakni bersiaran melalui RRI Manokwari untuk membahas berbagai hal menyangkut generasi berencana.

“Mungkin yang belum kami laksanakan untuk program tahun 2017 itu sosialissi ke pemuda gereja dan masjid karena masalah dana,” ujarnya.

Dari berbagai kegiatan sosialisasi yang telah dilakukan, menurut dia, ada remaja yang sudah menghilangkan kebiasaan negatif. Misalnya, sudah ada yang tidak mengkonsumsi minuman keras dan tidak lagi memakai obat-obatan berbahaya. Namun demikian, masih ada beberapa remaja yang belum berubah.

Karena itu, kepada Duta Genre Papua Barat 2018, dia mengharapkan agar bekerja ekstra keras lagi karena masih ada beberapa remaja yang belum mengubah kebiasaan negatifnya. “Ke depan lebih ekstra keras lagi dalam bekerja untuk mengubah generasi muda kita atau para remaja di Tanah Papua,” tukasnya. [CR44-R3] 

Dibaca 240 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.