Keseriusan Pemkab Manokwari Ganti Rugi Lahan Perpanjangan Runway Dipertanyakan | Pasific Pos.com

| 15 November, 2018 |

Keseriusan Pemkab Manokwari Ganti Rugi Lahan Perpanjangan Runway Dipertanyakan

Papua Barat Written by  Sabtu, 21 Juli 2018 07:38 0
Rate this item
(0 votes)

Manokwari, TP - Unit Pelayanan Bandara Udara (UPBU) Rendani sudah mempersiapkan rencana pembangunan dan pengembangan Bandara Randani, Manokwari, Papua Barat, beberapa tahun kedepan.

Kepala Tata Usaha UPBU Rendani Manokwari, Sugeng Hadi, memprediksikan dua sampai tiga tahun kedepan, Bandara Rendani Manokwari akan mengalami perubahan, karena adanya beberapa pembangunan.

Dikatakan Sugeng, selain pembangunan perluasan areal parkiran terminal yang akan dikerjakan tahun 2018, pihaknya juga sudah menyiapkan rencana pembangunan perpanjangan landasan pacu di tahun 2019.

Namun, ungkap Sugeng, khususnya untuk pembangunan perpanjangan Runway Bandara, pihaknya masih menunggu kelanjutan pembebasan lahan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manokwari yang sampai hari ini tak kunjung selesai.

“Untuk perpanjangan landasan pacu, sebenarnya kita menunggu pembebasan lahan dari pemerintah daerah dan penyelesaian cover box, karena kalau belum selesai otomotis tidak bosa dikerjakan,” kata Sugeng kepada wartawan di kantornya, Jumat (20/7).

Dikatakan Sugeng, bila pembebasan lahan sudah selesai, maka pihaknya akan mengajukan ke kementerian, dimana Kementerian Perhubungan sebenarnya sudah menyanggupi akan mengalokasikan anggaran untuk perpanjangan landasan pacu Bandara Rendani. Hanya saja, semuanya kembali kepada pemerintah setempat terkait pembebasan lahan.

“Anggarannya memang belum ada tahun ini, namun pusat sudah standby karena sudah mengetahui itu. Cepat lambatnya perpanjangan landasan pacu, tergantung pemerintah,” ujar Sugeng seraya menambahkan perpanjangan landasan pacu masih sama dengan rencana awal yakni 300 meter.

Untuk diketahui, pembebasan lahan perpanjangan landasan pacu yang dilakukan Pemkab Manokwari sudah dalam tahapan perhitungan ganti rugi, dimana angka ganti rugi untuk setiap warga pemilik lahan sudah ditemukan, namun anggaran yang disiapkan Pemkab Manokwari sebesar Rp.30 miliar tidak cukup, sebab anggaran yang dibutuhkan untuk mengosongkan lokasi dimaksud ditaksir mencapai Rp.60 miliar lebih. [SDR-R3] 

Read 105 times

Leave a comment

Make sure you enter all the required information, indicated by an asterisk (*). HTML code is not allowed.