Tiga Anggota TNI Tewas Akibat Miras Oplosan | Pasific Pos.com

| 20 October, 2018 |

Tiga Anggota TNI Tewas Akibat Miras Oplosan

Headline Penulis  Sabtu, 21 Juli 2018 07:29 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Jayapura, - Tiga orang prajurit TNI tewas usai mengkonsumsi minuman keras (miras) oplosan, sementara dua orang lainnya menjalani perawatan intensif.

Kepala penerangan kodam (Kapendam) XVII/Cenderawasih Kol. Inf. Muh. Aidi dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi Jumat (20/7) menyatakan bahwa Kamis (19/7) 3 orang Prajurit TNI meninggal dunia di RSUD Mulia kabupaten Puncak Jaya Papua. "Mereka adalah prajurit yang sedang melaksanakan tugas pengamanan di daerah tersebut," ujar Kapendam.


Lebih lanjut dikatakannya, dari informasi yang berhasil dihimpun bahwa korban sebelumnya mengeluh pusing dan mual dan kesakitan di bagian dada sehingga dilarikan ke RSUD untuk mendapatkan perawatan.


Kamis pagi itu anggota pos melaksanakan korve pembersihan di sekitar pos, selesai korve sekelompok prajurit istirahat di saung-saung di belakang pos sambil minum dan makan ekstrafooding. Di antara mereka ada yang mengkonsumsi minuman kaleng suplemen Ena’O yang dibeli dari warung di sekitar los.


Namun fatalnya akibat ketidaktahuan prajurit ada yang berinisiatif atau coba-coba minuman suplemen Ena’O dituang ke wadah kemudian dicampur dengan alkohol 70% (Ethanol) yang biasanya digunakan oleh bintara kesehatan untuk membersihkan luka.


"Dari keterangan teman-temannya sebagai saksi bahwa setidaknya 5 orang prajurit ikut mengkomsumsi minuman yang bercampur alkohol tersebut. Sesaat kemudian mereka tertidur di saung belakang pos sementara temannya yang lain melaksanakan istirahat dan makan siang," ujar Kapendam.


Namun sekitar pukul 12.30 WIT mereka dibangunkan oleh temannya untuk makan siang, namun saat bangun semuanya mengeluh pusing, mual dan merasa kesakitan. Hal tersebut dilaporkan kepada Danki Pos dan diambil tindakan korban segera dilarikan ke RSUD Mulia Puncak Jaya.


Pukul 13.20 WIT korban atas nama Praka FLR dinyatakan meninggal dunia dengan diagnosa sementara karena keracunan alkohol. Hingga pukul 21.00 WIT diterima laporan bahwa 2 orang lagi meninggal dunia atas nama Pratu GWN dan Pratu AHW. Sedangkan 2 orang lainnya atas nama Pratu LSS dan Pratu AA masih dalam perawatan dan akan dirujuk ke RS Marten Indey.


"Hasil pengecekan di Pos termasuk warung-warung di sekitar Pos tidak ditemukan adanya jenis miras lain. Ini semata-mata karena ketidaktahuan Prajurit mencoba-coba sendiri mengkomsumsi minuman suplemen dicampur dengan alkohol. Padahal alkohol tersebut bukan jenis untuk dikonsumsi melainkan untuk bahan pembersih luka, dimana saat kejadian mereka lepas dari pengawasan unsur perwira atau pimpinan," tegas Kapendam.

Dibaca 186 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.