Pemkab Manokwari Drop 2 Ton Beras Untuk Korban Banjir Kampung Kali Merah | Pasific Pos.com

| 16 August, 2018 |

Pemkab Manokwari Drop 2 Ton Beras Untuk Korban Banjir Kampung Kali Merah

Papua Barat Penulis  Rabu, 18 Juli 2018 07:49 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

“Warga Tanya Bantuan Ganti Hewan Ternak”

 

Manokwari, TP – Masa tanggap darurat terhadap korban banjir di Kampung Kali Merah, distrik Masni, masih diberlakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manokwari, selama satu Minggu, sejak Sabtu (14/7). 

Sehubungan dengan masa itu, Pemkab Manokwari, kembali menyalurkan bantuan bahan makanan berupa beras yang secara simbolis diserahkan Wakil Bupati Manokwari, Edi Budoyo, Selasa (17/7).

Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Manokwari, Johanes Jaftoran, menuturkan bantuan beras diberikan kepada semua jiwa yang menjadi korban banjir, di kampung Kali Merah, distrik Masni.

Jaftoran menerangkan, bantuan beras yang diberikan untuk per jiwa, bukan per kepala keluarga, sehingga semua korban akan mendapatkan bantuan tersebut, dimana per jiwanya mendapatkan bantuan 5,5 kg.

“Bantuan beras yang diberikan sekitar 2 ton. Bantuan diberikan kepada 441 jiwa dari 139 kepala keluarga,” kata Jaftoran.

Jaftoran mengungkapkan, selain beras, bantuan bahan makanan lainnya seperti, supermi, minyak goreng, teh, dan gula, sudah lebih dulu diserahkan oleh Bupati Manokwari, Demas P. Mandacan.

Wakil Bupati Manokwari, Edi Budoyo menambahkan, bantuan yang diberikan merupakan bentuk kepedulian Pemkab Manokwari kepada setia warganya yang terkena musibah sesuai dengan kemampuan daerah dan tentunya sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Wabup berharap, bantuan bahan makan yang diberikan dapat mebantu meringankan beban warga yang sedang terkena musibah.

Dalam kesempatan itu, Wabup mengungkapkan bila Pemkab Manokwari sedianya akan membantu lebih banyak lagi, hanya saja, pihaknya harus terlebih dahulu berkominikasi dengan Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK), untuk menghindari adaya temuan dikemudian hari.

“Sekarang setiap penggunaan uang pemerintah akan diperiksa, oleh karena itu, pemerintah secara hati-hati menyerahkan bantuan, agar dikemudian hari tidak menjadi temuan BPK,” ungkap Wabup.

Berdasarkan pantauan Tabura Pos, dalam pertemuan yang berlangsung di balai kampung Kali Merah tersebut, banyak hal yang disampaikan warga, diantaranya, warga mempertanyakan apakah ada bantuan dari Pemkab Manokwari untuk menggantikan harta benda mereka yang hanyut dibawa air, seperti hewan ternak, rumah, kebun dan rumah.

Menanggapi hal itu, Wabup lagi-lagi, tidak bisa memberikan kepastian atau janji untuk menggantikan semua milik warga yang sudah hanyut, dengan alasan akan lebih dulu berkoordinasi dengan Bupati Manokwari dan BPK, apakah semua item yang dikeluhkan warga bisa diganti oleh Pemkab Manokwari atau tidak.

“Kalau bisa ya Pemkab akan membantu, tetapi kalau tidak bisa mau bagaimana lagi. Semuanya berdoa saja, mudah-mudahan bisa,” tandas Wabup. [SDR] 

Dibaca 174 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.